MANADO, Sulutnews.com – Hillary Brigitta Lasut angkat bicara terkait keterlambatan dikeluarkan Nomor Register APBDP Talaud, sehingga menyebabkan keterlambatan pembayaran honor THL Kesehatan yang bekerja di RSUD Mala. Dalam responsnya, politisi Partai Demokrat Sulut ini menegaskan bahwa tanpa surat tersebut, proses pembayaran menggunakan APBDP tidak dapat dilakukan.
“Demi kebenaran, kami tidak akan diam seperti yang kalian harapkan, komitmen untuk mengungkap satu per satu fakta sebenarnya terkait kasus ini akan terus kami lakukan.Bupati Talaud Elly Lasut mungkin dapat bersabar menghadapi fitnahan yang jahat, namun, selama kami masih memiliki kemampuan untuk bersuara, persoalan ini akan terus disuarakan demi mengungkap sebuah kebenaran,” tegas Hilary
Penting untuk membuka mata masyarakat terhadap praktik yang digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam mempertahankan kekuasaan.” skenario seperti ini seringkali muncul di tahun politik, dimana nama baik lawan politik dirusak demi kepentingan partai yang berkuasa,” ungkap Hilary
Lebih lanjut, Hillary menilai bahwa tindakan ini merupakan bentuk penindasan luar biasa terhadap masyarakat kecil yang pada akhirnya hanya dianggap sebagai alat politik semata. Ia menekankan bahwa hal ini membuka mata masyarakat akan siapa sebenarnya yang bertindak jahat dalam kasus ini.”Praktik-praktik seperti ini tidak hanya merugikan lawan politik, tetapi juga merugikan masyarakat kecil yang menjadi korban dari permainan politik yang tidak beradab,” pungkas Hilary yang selalu konsiaten bicara untuk kepentingan masyarakat.(josh tinungki)







