Rote Ndao,Sulutnews.com — Kamis, 18 Desember 2025 menjadi hari yang sarat dengan kegiatan penting bagi pemerintahan Kabupaten Rote Ndao, yang mencakup koordinasi pembangunan ekonomi, penyampaian arahan pembangunan kependudukan, hingga peluncuran inisiatif strategis untuk mengangkat produk lokal.
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menerima Kepala Biro Hukum dan Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi NTT, bersama Tim TBUPP di ruang kerja. Pertemuan ini difokuskan untuk berkoordinasi dan menyamakan langkah terkait pameran UMKM serta persiapan launching NTT Mart. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa UMKM adalah kekuatan ekonomi masyarakat, sehingga perlu terus didukung agar produknya semakin berkualitas, dikenal luas, dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar. Pemerintah daerah berkomitmen untuk hadir dan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM di Rote Ndao.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Diseminasi Dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Rote Ndao Tahun 2025–2045. Dokumen ini menjadi arah dan panduan pembangunan kependudukan selama 20 tahun ke depan, dengan visi mewujudkan penduduk Rote Ndao yang berkualitas, berbudaya, inovatif, dan berdaya saing. Tujuannya adalah menjadikan Rote Ndao Malole sebagai gerbang selatan Nusantara yang maju, berkeadilan, lestari, dan berkelanjutan, sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas 2045. Selain itu, ditegaskan bahwa lima pilar dalam GDPK harus berjalan selaras dengan agenda perubahan Mbule Sio, agar pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Usai diseminasi, para dokter yang bertugas di Kabupaten Rote Ndao diterima dalam sebuah pertemuan terbuka untuk memastikan pelayanan kesehatan tahun 2026 dapat berjalan lebih baik. Disampaikan terima kasih atas pengabdian tenaga kesehatan yang penuh dedikasi, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung peningkatan fasilitas dan kualitas layanan kesehatan.
Pada siang hari, dilakukan penjemputan Menteri Perhubungan Republik Indonesia di bandara, di mana kedua pihak berdiskusi mengenai kebutuhan infrastruktur transportasi di Rote Ndao. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi rencana perpanjangan runway bandara, perbaikan pelabuhan, hingga penyediaan lampu penerangan jalan umum. Ditekankan bahwa infrastruktur yang baik sangat penting untuk membuka akses, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selanjutnya, kegiatan berlanjut dengan menghadiri dan melakukan peluncuran NTT Mart di Kantor Dekranasda Kabupaten Rote Ndao. Kehadiran NTT Mart diharapkan dapat menjadi wadah pemasaran bagi produk-produk UMKM NTT, khususnya dari Rote Ndao, agar lebih dikenal, memiliki nilai tambah, dan mampu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil.
Menjelang sore hingga malam hari, diikuti pameran dan peragaan busana dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi NTT ke-67 yang digelar di depan Kantor Bank NTT. Kegiatan ini menjadi ajang untuk menampilkan kekayaan budaya, kreativitas, dan karya masyarakat NTT, sekaligus mempererat kebersamaan dalam semangat membangun daerah.
Semua kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk terus mendorong kemajuan Rote Ndao, dengan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Reporter : Dance Henukh






