Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bitung · 24 Sep 2025 17:07 WITA ·

FPSL 2025 Bitung  di Gelar 8-12 Oktober


FPSL 2025 Bitung  di Gelar 8-12 Oktober Perbesar

Bitung – Pemerintah Kota Bitung kembali menggelar Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL), agenda tahunan yang akan berlangsung pada 8–12 Oktober 2025.

Tahun ini, festival mengusung tema Harmony in Diversity atau keharmonisan dalam keberagaman, dengan pusat kegiatan di Satrol Lantamal VIII, Kelurahan Pateten II, Kecamatan Aertembaga.

Event Director FPSL 2025, David Tambunan, menyebut festival tahun ini tampil berbeda dari sebelumnya.

” Tahun ini kami lebih memfokuskan pada kegiatan sailing pass dan mural competition sebagai ikon utama,” ujarnya, Rabu, 24 September 2025.

Meski begitu, David menegaskan kegiatan UMKM, atraksi budaya, dan hiburan tetap menjadi bagian penting festival.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Bitung punya kekayaan alam, budaya, dan kreativitas yang bisa dibanggakan. Semuanya kami kemas dalam satu rangkaian acara yang dapat dinikmati masyarakat luas,” katanya.

Rangkaian kegiatan FPSL 2025 akan berlangsung selama lima hari.

Rabu, 8 Oktober – Festival dibuka dengan expo ekraf dan UMKM, lomba tari tangkap cakalang, mural competition, serta Bitung Coffee Week. Malam hari ditutup dengan live music.

Kamis, 9 Oktober – Nature Day dengan agenda wisata bersih, penanaman mangrove, penanaman karang, serta bersih pantai dan laut. D

Disusul atraksi tangkap bebek, lomba busana khas Bitung, dan konser musik.

Jumat, 10 Oktober – Puncak acara bertajuk Harmony Day dimulai dengan pasar murah, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Siang hari, festival resmi dibuka lewat upacara budaya, disusul sailing pass, karnaval laut, dan lomba dancing on the boat. Malamnya ditutup dengan konser musik besar.

Sabtu, 11 Oktober – Beragam aktivitas seperti senam sehat, cooking competition, pertunjukan budaya siswa, dan kontes motor. Malam hari kembali diwarnai live music.

Minggu, 12 Oktober – Festival ditutup dengan Thanksgiving Day sebagai wujud syukur bersama warga Bitung.

David menekankan, FPSL bukan sekadar ajang hiburan, melainkan wadah memperkuat identitas Bitung sebagai destinasi wisata bahari unggulan.

“Dengan semangat keharmonisan dan keberagaman, Festival Pesona Selat Lembeh diharapkan mampu menjadikan Selat Lembeh dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” katanya.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,589 kali

Baca Lainnya

Posbankum Jadi Jembatan Hukum Masyarakat, Kemenkum Resmikan di 15 Daerah Sulut

27 Februari 2026 - 00:11 WITA

Stefanus BAN Liow Tinjau Kesiapan Pelayaran PELNI dan KSOP Bitung Jelang Nyepi dan Lebaran

26 Februari 2026 - 22:30 WITA

James Kaihatu Serahkan Tongkat Kepemimpinan Bapelkum Bitung kepada Sudarsono

26 Februari 2026 - 22:09 WITA

Wakil Walikota Tomohon Sendy Rumajar Hadiri Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2026

25 Februari 2026 - 23:18 WITA

Panitia Pastikan Konferensi PWI Sulut Berjalan Demokratis Sesuai PD/PRT

24 Februari 2026 - 00:21 WITA

Bukan Hanya Jualan Takjil, Ramadhan Fest Bitung  Tebar Nilai Spiritual

22 Februari 2026 - 18:42 WITA

Trending di Bitung