MANADO, Sulutnews.com – Semangat gerakan perjuangan menjaga eksistensi kepemimpinan Daerah yang tidak terkontaminasi Korupsi terus digelorakan Forum Penyelamat Demokrasi dan Reformasi (FPDR) Sulut dan Gerakan Anti Korupsi (GAK) Milenial Kota Manado. Terbukti pada Sabtu 11 Oktober 2024 lewat giat jalan sehat di Kawasan Mega Mall, FPDR dan GAK mengkampanyekan kepada masyarakat Sulut agar pada Pilkada serentak 27 November 2024, jangan salah memilih pemimpin yang nyata nyata dipenjara karena kasus Korupsi.
“Korupsi adalah virus barbahaya yang harus diperangi, untuk itu kami menyerukan agar masyarakat Sulut tidak memilih Gubernur atau Walikota dan Bupati yang mantan narapidana Korupsi yang sudah merugikan rakyat, dan merampok uang rakyat untuk memimpin Sulut atau di Kab/Kota,” tegas Ketua FPDR Sulut, Risat Sanger, SIP didampingi Ketua Harian Inka Ruru dan sekretaris Laurensius Reng Serta Koordinator GAK Milenial Manado Dave Sengkey dan Sekertaris David Mengko
Risat juga mengatakan gerakan jangan pilih koruptor perlu dilakukan agar masyarakat ada “alarm”sebelum hari H pemilihan agar tidak salah memilih yang akibatnya fatal.berharap, agar masyarakat Sulut yang pintar, dapat bijak memilih pemimpin daerah, karena jika yang bersangkutan adalah mantan napi koruptor dan punya indikasi korupsi, maka akan sangat merugikan masyarakat itu sendiri.” Ketika Koruptor ini dipercaya memimpin daerah, maka besar kemungkinan perbuatan yang sama akan dilakukan kembali. Penyimpangan uang rakyat terjadi dan yang rugi adalah kita sendiri, masyarakat.Jadi sekali lagi kami ingatkan jangan Pilih Mantan Koruptor,” tandasnya.
Risat juga memastikan kegiatan yang sama akan dilakukan disejumlah Kabupaten/Kota di wilayah Sulut sebagai bentuk kampanye agar kita.tidak memberikan koruptor atau mantan napi koruptor jabatan, karena hakekatnya mereka seharus nya dihukum mati, bukan diberikan jabatan,” pungkasnya (josh tinungki)





