Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 24 Nov 2024 13:59 WITA ·

F-PDR Ingatkan Jajaran Untuk Membocorkan Jika Ada Perintah Sesat Pengaruhi Pemilih


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

MANADO, Sulutnews.com – Dalam peran turut serta menciptakan Pilkada serentak yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil sebagaimana UU Pemilu Pasal 2 No. 7 Tahun 2017, serta dalam rangka mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 136 yang melarang TNI/POLRI serta Pejabat Daerah terlibat dalam Cawe – Cawe Pilkada, Ketua Forum Penyelamat Demokrasi dan Reformasi (F-PDR) Provinsi Sulawesi Utara, Risat Sanger menginstruksikan kepada jajaran di seluruh Kabupaten dan Kota untuk turut serta mengawasi tahapan masa tenang menuju hari H Pencoblosan Rabu 27 November 2024 terhadap gerakan Intimidasi, dan Kriminalisasi serta mobilisasi anggaran dalam hal ini ASN yang menjadikan Pilkada tercoreng. Menurutnya F-PDR memiliki tanggungjawab mengawal proses pesta demokrasi dapat berjalan sebagaimana ketentuan peraturan perundang – undangan.

“F-PDR berharap proses demokrasi Pilkada dapat berjalan jujur, adil sebagaimana mestinya, jauh dari tindakan Intimidasi dan Kriminalisasi serta mobilisasi anggaran karena suara rakyat menjadi penentu masa depan mereka sendiri dan penentu pemimpin mereka untuk masa pemerintahan 5 tahun,” tegas Risat didampingi Efan Runtukahu Koordinator Group Intai Demokrasi (GID) Sulut pada giat Launching Intai Demokrasi Pilkada Sulut 2024. Sabtu (23/11/2024)

Juga ketua Anti Mafia Tanah Sulut ini mengatakan F-PDR bersama koalisi masyarakat tolak politik uang, bersama generasi anti Golput dan organisasi anti korupsi Sulut akan mengaktifkan seluruh jaringan yang telah mengabdikan diri sebagai aparat Kepolisian dan TNI bahkan pejabat ASN guna memantau dan melawan berbagai bentuk tindakan Intimidasi, Kriminalisasi dan mobilisasi anggaran yang mengarah kepada cawe cawe Pilkada.”Pesan yang menjadi target untuk diawasi adalah mereka Oknum TNI/Polri dan Pejabat Daerah yang melakukan cawe -cawe di Pilkada 2024 yang mengarah pada tindakan kejahatan demokrasi,akan ditindaki,” kata Risat.

Pelaksanaan Intai Demokrasi Pilkada Sulut tahun 2024 merupakan tindak lanjut atas instruksi Pengurus Pusat F-PDR yang didalamnya adalah mantan KAPOLRI, KASAD, KASAL, KASAU.(Josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,093 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Minahasa Selatan Pimpin Sertijab Kasat Intelkam, Kapolsek Tompasobaru dan Kapolsek Tumpaan  

12 Maret 2026 - 20:33 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Sulawesi Utara, Tambah 351.120 Tabung

12 Maret 2026 - 18:59 WITA

Menjelajahi Kawasan Favorit Pejalan Kaki di Kota Manado

12 Maret 2026 - 09:55 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa Minta Empat Kepsek SMP Yang Baru Harus Tingkatkan Kualitas Memimpin dan Mengelola Dana BOS

12 Maret 2026 - 09:44 WITA

Pemkab Boltim, Menerima Kunjungan Safari Ramadhan Gubernur Sulut

11 Maret 2026 - 23:58 WITA

Riva Rori Resmi Menjabat Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Manado

11 Maret 2026 - 23:34 WITA

Trending di Manado