Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sitaro · 2 Sep 2025 16:34 WITA ·

Evaluasi RKP 2026, Bupati: Dana Desa Harus Fokus pada Kemiskinan, Stunting dan Ketahanan Pangan


dok; kominfo sitaroBupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit berfoto bersama usai kegiatan evaluasi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kampung Tahun 2026, Perbesar

dok; kominfo sitaroBupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit berfoto bersama usai kegiatan evaluasi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kampung Tahun 2026,

Sitaro.sulutnews.com – Dalam evaluasi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kampung Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menegaskan penajaman arah penggunaan dana desa, Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit mengarahkan agar alokasinya diprioritaskan pada penanganan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting, dan penguatan ketahanan pangan.

Agenda evaluasi yang digelar di Auditorium Kantor Bupati pada Selasa, 2/9/2025 tersebut menjadi forum penyelarasan perencanaan pembangunan desa sekaligus memastikan program kampung tetap sejalan dengan prioritas nasional maupun kebijakan daerah.

Bupati menyebut dana desa memiliki peran strategis dalam memperkuat pembangunan dari basis masyarakat. Karena itu, ia mengingatkan agar setiap perencanaan kampung diarahkan pada sektor yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

“Dengan memastikan dana desa digunakan sesuai program prioritas khususnya kemiskinan, stunting, dan ketahanan pangan kita dapat mempercepat terwujudnya Sitaro Maju Sejahtera Damai dan Dahsyat (Masadada),” ujarnya.

Selain fokus pada tiga isu utama tersebut, Chyntia menekankan pentingnya peningkatan pelayanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial. Menurutnya, keberhasilan penggunaan dana desa tidak hanya diukur dari penyelesaian administrasi, tetapi dari manfaat yang secara dirasakan masyarakat.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati juga memberikan sejumlah imbauan kepada aparatur kampung, termasuk menjaga keselamatan ketenagalistrikan sesuai arahan PLN, mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (pos kamling), dan tetap menjaga kondusivitas wilayah.

Ia turut menyoroti penggunaan media sosial oleh perangkat kampung dan ASN. Chyntia meminta aparatur bersikap bijak dan berhati-hati dalam menyebarkan informasi.

“Sebarkan hal-hal positif dan tangkal berita hoaks. Kita selalu berada dalam sorotan publik,” pesannya.

Menutup arahannya, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kampung membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga masyarakat luas. Ia berharap kerja sama tersebut mampu menciptakan stabilitas dan kedamaian berkelanjutan di negeri 47 pulau ini.

 

 

Artikel ini telah dibaca 1,225 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Body Part Korban Banjir Bandang Sitaro Teridentifikasi, Polisi Pastikan Jenazah Milik Swingli Dalending

5 Maret 2026 - 12:31 WITA

Proyek Kelas Baru Mangkrak, Pejabat PPK Resmi Ditahan Kejari Sitaro

27 Februari 2026 - 23:52 WITA

Komisi II DPRD Sitaro Desak Perhatian Pemprov Sulut, Jalan Ulu–Ondong Terancam Putus Permanen

27 Februari 2026 - 14:09 WITA

Pengelola SPPG Sitaro Ikuti Pelatihan Penjamah Makanan, Satgas MBG Tekankan Standar Keamanan Pangan

21 Februari 2026 - 10:07 WITA

Dua Kepala SKPD Sitaro Tuai Apresiasi DPRD, Rogoh Dana Pribadi Demi Pedagang Pasar 66 Tagulandang

19 Februari 2026 - 19:09 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Trending di Adat Budaya