Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 20 Okt 2025 16:16 WITA ·

Dualisme PWI Sulut Selesai, Pihak Vanny Loupatti Akan Diakomodir Dalam Kepengurusan


Dualisme PWI Sulut Selesai, Pihak Vanny Loupatti Akan Diakomodir Dalam Kepengurusan Perbesar

Jakarta,Sulutnews.com – Dualisme kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya berakhir. Kedua kubu yang berselisih, yakni pihak Voucke Lontaan dan Vanny Loupatty, sepakat berdamai dan mencabut laporan masing-masing di Polda Sulut.

Kesepakatan itu tercapai dalam rapat penyelesaian dualisme PWI Sulut yang digelar secara daring melalui Zoom pada Senin (20/10/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Tim Penyelesaian Dualisme PWI se-Indonesia, yang terdiri Ketua Mirza Zulhadi didampingi Wakil Ketua Atal S. Depari dan anggota Hilman Hidayat serta Kadirah.

“Besok saya akan ke Polda Sulut untuk mencabut laporan saya, sebagai tanda keseriusan saya dalam menjaga persatuan PWI,” ujar Vanny Loupatty. Hal senada juga disampaikan Voke Lontaan, yang menyatakan akan melakukan hal yang sama.

Tim penyelesaian menyambut baik keputusan tersebut. Dalam rapat juga ditegaskan bahwa sesuai hasil rekomendasi Kongres PWI 2025, kepengurusan yang sah adalah di bawah pimpinan Voucke Lontaan.

“Namun pengurus yang sah wajib mengakomodir teman-teman lainnya untuk bersatu kembali. Silakan Bang Vanny dan Bang Voucke bekerja sama membesarkan PWI Sulut” pesan Kadirah.

Kepengurusan yang sah diberikan waktu satu minggu untuk menggelar rapat pleno guna mengakomodasi anggota dari pihak Vanny untuk bersatu. Hasilnya akan dilaporkan ke PWI Pusat.

Penyelesaian dualisme PWI Sulut juga diharapkan berlanjut sampai ke kabupaten/kota se-Sulut dengan semangat persatuan dan kekeluargaan.

Tim Penyelesaian Dualisme ini dibentuk oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir berdasarkan amanat Kongres PWI 2025 di Cikarang. Tim tersebut bertugas menuntaskan persoalan dualisme organisasi di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota.

Dengan berakhirnya dualisme di Sulut, PWI Pusat berharap langkah ini menjadi contoh bagi daerah lain agar menempuh jalur dialog, musyawarah-mufakat dan rekonsiliasi demi menjaga marwah organisasi di daerah.(Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,699 kali

Baca Lainnya

DPRD Sulut Rekomendasikan BBNKB Mobil dan Motor Baru Maksimal 25 Persen

4 Februari 2026 - 10:40 WITA

Sekot Edwin Roring Mewakili Walikota Tomohon Membuka Kegiatan Finalisasi Laporan Barang Milik Daerah Unaudited Tahun Anggaran 2025

3 Februari 2026 - 23:11 WITA

Dibiarkan Terbengkalai, RDP Komisi IV Sorot Program Bansos RTLH Dinas Sosial Sulut

3 Februari 2026 - 12:15 WITA

Dikda Sulut Akan Evaluasi SMA dan SMK Yang Tidak Daftarkan Siswa Eligible Masuk SNBP di PTN 2026

3 Februari 2026 - 11:25 WITA

Bursa Calon Ketua Golkar Sulut. Nama Michaela Euqinia Paruntu (MEP) Menguat

3 Februari 2026 - 10:35 WITA

Hendry Walukow : Sengketa Lahan di Pulisan Kinunang Akibat Sertifikat Ganda

3 Februari 2026 - 10:27 WITA

Trending di Manado
error: Content is protected !!