Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Kepolisian · 9 Feb 2023 09:35 WITA ·

Dua Hari Pertama Pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat 2023, Polisi Jaring 1.437 Pelanggaran


Dua Hari Pertama Pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat 2023, Polisi Jaring 1.437 Pelanggaran Perbesar

MANADO,SULUTNEWS.COM – Selama 2 hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat 2023 yang digelar Polda Sulut dan seluruh jajaran, petugas menjaring ribuan pelanggaran.

Menurut Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, berdasarkan data dari Ditlantas Polda Sulut, kurang lebih ada 1.437 pelanggaran yang berhasil terjaring.

“Dalam 2 hari pelaksanaan Operasi, yang dimulai sejak tanggal 7 Februari 2023, petugas di lapangan menjaring sebanyak 1.437 pelanggaran, dengan rincian jumlah yang ditilang sebanyak 277 dan teguran sebanyak 1.160,” terangnya, Kamis (9/2/2023).

Terjadi kenaikan angka pelanggaran selama 2 hari pertama pelaksanaan Operasi ini jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2022.

“Pelanggaran dalam 2 hari pertama naik dari total pelanggaran 1.088 pada tahun 2022, menjadi 1.437 pada tahun 2023. Khusus untuk tilang terjadi kenaikan 182 persen dari tahun sebelumnya, yaitu dari 98 menjadi 277. Sedangkan teguran naik 17 persen dari 990 menjadi 1.160,” urai Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pelanggaran terbanyak katanya didominasi oleh pelanggaran tidak memakai helm, kendaraan tanpa TNKB dan juga kendaraan memakai knalpot bising.

Sedangkan untuk kecelakaan lalu lintas, terjadi 2 kejadian yaitu di Manado dan Minahasa Selatan.

“Yang pertama di Manado, 1 korban hanya mengalami luka ringan sedangkan di Minahasa Selatan terdapat 2 korban, 1 diantaranya meninggal dunia,” ujarnya.

Dalam Operasi Keselamatan ini juga, selain memberikan tindakan teguran dan tilang kepada pelanggar lalu lintas, petugas juga memberikan edukasi tertib berlalulintas kepada seluruh warga masyarakat.

“Petugas menyambangi berbagai komunitas warga, seperti sekolah, pasar, pangkalan ojek dan mengimbau seluruh warga agar tertib dalam berlalulintas,” lanjutnya.

Kombes Pol Jules Abraham Abast berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya para pengguna jalan agar lebih berhati- hati lagi dalam berkendara.

“Perhatikan keselamatan dalam berkendara, bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk orang lain yang sedang berada di jalanan. Keselamatan adalah yang pertama dan utama,” pungkasnya. (**/arp)

Artikel ini telah dibaca 2,487 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KSOP Kupang Membantah Tuduhan Korupsi, Sebut Penetapan Tender TA 2026 Dilakukan di Luar Kewenangan

18 Februari 2026 - 10:17 WITA

Penetapan Pemenang Tender Subsidi Angkutan Laut TA 2026 Dinilai Ilegal, KSOP Kupang Klaim PPK 2025 Melampaui Kewenangan

18 Februari 2026 - 10:09 WITA

PHRG GMIM Paulus TWM: Seia Sekata, Erat Bersatu, Sehati Sepikir

17 Februari 2026 - 08:51 WITA

Prof. YLH Diberi Kuasa Tangani Dua Kasus Tanah Ulayat – Awal Baik Buat Profesi Baru dan Kembali Mengabdi di UNSTAR Rote!

17 Februari 2026 - 00:08 WITA

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Serahkan Kunci 287 Rumah Huntap Warga Korban Bencana Letusan Gunung Ruang di Kab Sitaro

14 Februari 2026 - 20:02 WITA

Kerja Bakti BAPPERIDA Kabupaten Kupang Digelar, Jumat 13 Februari 2026

14 Februari 2026 - 02:33 WITA

Trending di Internasional