Sulutnews.com Bengkulu Selatan – Hari Selasa, 20 Januari 2026 DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan menerima aspirasi dari pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Bengkulu Selatan.
Aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan adanya pengurangan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) pada Tahun Anggaran 2026 yang dinilai berpotensi berdampak terhadap perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan desa.
Hearing dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Selatan, Holman, S.E serta diikuti oleh anggota Komisi I. Turut hadir unsur eksekutif, yakni Kepala Bappeda-Litbang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Inspektur Inspektorat Daerah, serta Kepala Bagian Hukum Setda.
Pengurus APDESI Merah Putih menyampaikan harapan agar segera ada kepastian regulasi yang jelas dan tegas. Hal itu penting sebagai pedoman pemerintah desa dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 agar tidak menyalahi aturan.
Melalui hearing ini, DPRD berharap dapat tercipta kesamaan persepsi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa, sehingga kebijakan terkait ADD dan DD ke depan tetap berpihak pada keberlanjutan pembangunan desa serta tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat. (JN)






