Manado, Sulutnews.com – DPRD Sulut dan pemerhati pendidikan minta kualitas pendidikan harus merata supaya tidak ada kesenjangan antara sekolah diperkotaan dan pedesaan termasuk didaerah 3T ( Terluar, Tertingal dan Terkebelakang.
Serta perlu adanya tunjangan kinerja yang baik bagi guru guru didaerah 3T , dan pembangunan jaringan internet digitalisasi.
Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Bidang Kesra dan Pendidikan Louis Schramm SH.MH dan pemerhati pendidikan Sulut Ketua Aliansi Guru Indonesia Sulut ( AGIS) Dr Arnold Poli .SH serta Prof Dr Philoteus Tuerah M.Si yang juga Guru Universitas Negeri Manado.

Foto – Louis Schramm SH.MH Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra dan Pendidikan DPRD Sulut
Mereka diminta tangapan wartawan Sulutnews.com secara terpisah Kamis 1 Mei terkait Hari Pendidikan Nasional pada Jumat 2 Mey 2025.
Menurut Louis Schram dengan adanya pemerataan kualitas pendidikan hinga pedesaan dan daerah 3T. Maka dipastikan kita akan maju dan kualitas siswa lebih baik.
Bahkan.menurut Arnold Poli kualitas itu bisa terealisasi bila juga dilengkapi kualitas guru yang berkompeten dengan gaji yang memadai atau ada tunjangan kinerja.
Louis menambahkan tunjangan kinerja didaerah 3T itu penting sekali karena.guru guru daerah 3T itu benar benar guru pejuang pahlawan tanpa tanda jasa. ” Jadi guru guru harus menjadi perhatian ” kata Louis Schramm yang juga sebagai Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Sulut.

Foto – Prof Dr Philotheus Tuerah M.Si DEA Guru Besar Matematika UNIMA
Dikatakan juga peranan guru harus diakui sebagai sentral dalam meningkatkan mutu kualitas pendidikan. Karena itu perlu dukungan dana yang besar dari Pemerintah Pusat dan Pemda Sulut.
Bahkan Prof Dr Philothes Tuerah menilai kompetensi guru harus ditingkatkan untuk majukan mutu pendidikan kedepan.
Menurut Tuerah pada puluhan tahun lalu guru guru kita banyak mengajar di daerah lain. Dan berkualitas. Saat ini kejayaan kita harus rebut lagi dengan pemerataan hinga pedesaan agar kualitas pendidikan menjadi baik disemua daerah . Tuerah menambahkan rencana SMA Ungulan akan dibangun di Langowan oleh Presiden Prabowo itu tepat dan kita dukung. Bila sudah terealisasi bisa majukan daerah.

Foto : Dr Arnold Poli SH Ketua Aliansi Guru Indonesia Sulut ( AGIS)
Terkait dengan pengangkatan Kepala Sekolah Louis minta harus memenuhi syarat yang sudah ditetapkan untuk menjaga kualitas pendidikan.
Bahkan menurut Arnold Poli kedepan menjadi Kepsek harus memiliki Manajerial Skill dan Teknikal Skill.Dua hal ini penting diperhatikan
Dana 20 Persen
Sementara terkait dana 20 persen yang ditata di DPRD sesuai ketentuan hinga saat ini kata Arnold Poli sangat terbatas
Menurut Poli dari hasil bedah buku APBD Sulut sangat minim untuk pendidikan
“Kita harus benahi kedepan dengan menambah dana” katanya. 20 persen sesuai Undang Undang namun sering tidak dilakukan realisasi. Ini memprihatinkan juga.(fanny)






