Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 17 Agu 2025 23:21 WITA ·

DPRD Sulut dan Pemerhati Pendidikan Apresiasi Naiknya Angaran Pendidikan 2026 Hinga Rp 757,8 Triliun, Kompetensi dan Kesejahtraan Guru Penting


Foto - Louis Schramm SH.MH Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Perbesar

Foto - Louis Schramm SH.MH Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut

Manado, Sulutnews.com – Naiknya Angaran Pendidikan secara Nasional dalam APBN tahun 2026 nanti sekitar Rp 757, 8 triliun sesuai yang disampaikan Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Jumat (15/8) pekan lalu didepan Sidang Paripurna MPR bersama DPR-RI serta DPD di Jakarta mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Sulut yang juga Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra dan Pendidikan Louis Schramm SH.MH dan Pemerhati Pendidikan yang juga Sebagai Ketua Aliansi Guru Seluruh Indonesia ( AGIS) Sulut Dr Arnold Poli SH M.Si kepada Wartawan Sulutnews.com yang diminta tangapan Minggu (17/8) di Manado.

Menurut Louis Schramm dan Arnold Poli naiknya angaran Pendidikan tahun depan itu termasuk untuk pertama kali dalam sejarah disaat bangsa kita berhari ulang tahun ke-80 .” Ini kami berikan apresiasi sangat tingi kepada Presiden Prabowo yang berkomitmen bangun sektor pendidikan diseluruh Indonesia termasuk Sulut” kata Louis dan Arnold. Louis dikonfirmasi lewat telepon sementara Arnold Poli ditemui di Kantor Gubernur Sulut usai Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-80 Minggu (17/8).

Mengawal

Bahkan menurut Louis Schramm yang juga sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut dalam angaran pendidikan tersebut akan dialokasikan untuk peningkatan kompetensi guru, kesejahtraan dan juga perbaikan sarana dan prasarana.

” Ini tentunya akan berdampak juga bagi kita di daerah Sulut” kata Louis. DPRD Sulut terutama Komisi IV sebagai Mitra Kerja bidang Pendidikan akan mengawal angaran pendidikan dari pusat agar benar benar berdampak positif didaerah. Terutama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan ( BPMP) sebagai Unit Pelaksana Teknis ( UPT) Kementrian Pendidikan Dasar dan Menegah ( Kemendikdasmen) didaerah Sulut bersama Dikda Sulut untuk benar benar mengunakan dengan baik bila nanti sudah turun angaran nanti.

Louis Schramm dan Arnold Poli optimis akan berdampak positif kualitas pendidikan kita.

Foto – Dr Arnold Poli SH M.Si Ketua AGIS Sulut

Karena menurut Arnold Poli kompetensi guru perlu terus ditingkatkan lewat bintek atau pelatihan pelatihan agar kualitas guru semakin baik. Selain itu kesejahtraan sangat penting. Saya melihat angaran pendidikan juga diperhatikan kesejahtraan guru guru. Ini penting baik gaji guru harus naik dan juga keperluan lainnya. Kompetensi guru dan kesejahtraan guru keduanya penting dalam kita mendapatkan kualitas pendidikan kedepan.

Karena menurut Arnold Poli dan Louis Scramm tanpa kompetensi dan kesejahtraan guru itu rasanya sulit mutu pendidikan akan terjadi. Karena kedepan kompetensi guru perlu. Dan juga kesejahtraan” Poli mengatakan kalau kesejahtraan guru tidak ada dan tidak memadai sulit guru bekerja maksimal” kata Arnold.

Bukan itu saja menurut Poli sarana dan prasarana sekolah harus bagus. Bahkan menurut Louis Schramm prasarana itu juga menentukan perbaikan kualitas pendidikan kedepan.

Bukan itu saja untuk jaringan internet dan digitalisasi hinga daerah terpencil sangat penting selain kompetensi dan kualitas guru.

Daerah 3T

Untuk Sulut yang ada wilayah daerah Terdepan, Terluar dan Tertingal ( 3T) itu juga butuh dukungan dana pendidikan. Ini sangat baik angaran pendidikan . Dikda Sulut diharapkan daerah 3T menjadi prioritas. Bahkan ada program siswa Afirmasi Pendidikan Menegah ( ADEM) yakni siswa dari daerah 3T untuk sekolah disejumlah sekolah favorit ini perlu dukungan dana.” Jadi angaran pendiikan ini harus dimanfaatkan mulai tahun depan” kata Louis.
Baik Louis dan Arnold Poli optimis dengan naiknya angaran pendidikan itu bisa berdanpak pada kualitas pendidikan Sulut kedepan. Namun tentunya bila mulai terealisasi tahun 2026 nanti harus diawasi ketat agar benar benar tidak keliru dan dikorupsi dananya nanti.” Saya optimis Sulut akan maju sejahtra dan bekelanjutan kedepan” kata Louis Schramm.

Guru- Guru Senang

Sejumlah guru guru dan juga Kepsek yang ditemui wartawan Jurnalis Sumikolah Sulut terkait naiknya dana pendidikan senang ada perhatian pemerintah.” Kami senang dan banga Pemerintah pusat naikan angaran pendikan kedepan” kata sejumlah Guru guru dan Kepsek namun engan menyebutkan namanya. Senin (18/8) secara terpisah . Menurut mereka naiknya kesejahtraan berupa gajj dan tunjangan itu sangat baik. Dan perbaikan sarana dan prasarana. Ini membahagiakan kami guru guru. Bahkan juga untuk pelatihan dan Bintek itu juga ada angarannya. Sebagak guru guru akan bekerja lebih baik dan disiplin kedepan untuk majukan pendidikan di Sulut. (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,540 kali

Baca Lainnya

Anggota Senator DPD/MPR Asal Sulut Maya Rumantir: Penting Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Kepada Siswa Sebagai Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

10 Maret 2026 - 23:31 WITA

Polisi Berhasil Bongkar Jaringan TPPO Berskala Internasional

10 Maret 2026 - 15:48 WITA

Polda Sulut dan Satgas Cyber Pangan Tingkatkan Pengawasan Agar Pedagang Tidak Menimbun dan Naikan Harga

8 Maret 2026 - 22:19 WITA

SMA Negeri 9 Binsus Manado Terapkan Absen Elektronik Digital Untuk 197 Guru-Guru, Staf, Satpam dan Sekitar 2.400 Siswa Saat Masuk dan Pulang Sekolah

7 Maret 2026 - 16:18 WITA

Pemda Sulut Menyiapkan Lahan 25 Ha Untuk Lokasi Pembangunan Ribuan Rumah Tipe 36 Bagi ASN Dilingkungan Pemda Sulut

6 Maret 2026 - 23:48 WITA

Menjelang Pelaksanaan TKA Bulan April Sejumlah SD di Kota Manado Lakukan Pengayaan dan Bimbel

6 Maret 2026 - 23:26 WITA

Trending di Manado