BOLTIM – Pernyataan sikap penolakan terhadap pengurus PLT Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sulawesi Utara, semakin mencuat kepermukaan.
Hal ini muncul setelah Samsudin Dama (Sadam) ditunjuk sebagai PLT Ketua DPD partai Nasdem Kabupaten Boltim yang dilakukan beberapa hari kemarin.
Menurut Abdul Muchdar Mokoagow (A2M), mereka baru saja mendengar kabar pengunduran diri dari Ketua DPD, tiba-tiba langsung ada SK PLT kepada Sadam, tampa melewati mekanisme pada payung AD ART Partai.
“Tentunya ini mengagetkan dan kami bersepakat menolak demi kecintaan kami terhadap Partai Nasdem,” kata A2M.
Penolakan kepada PLT Sadam, dilontarkan oleh stidaknya 17 DPD Partai Nasdem Boltim dan 6 DPC, serta DPRt partai hingga simpatisan akar rumput.
“Kami menolak karena penunjukan PLT tidak sesuai dengan mekanisme dalam payung AD ART Partai,” tegasnya.
Penujukan PLT kepada Sadam memicu terjadinya keresahan para pengurus DPD dan DPC karena mereka yang berjuang sejak awal, paham betul siapa kader yang layak untuk menjadi pemimpin Partai.
Kata A2M yang juga merupakan Wakil Ketua bidang Penggerak dan Penggalangan DPD Nasdem Kabupaten Boltim ini bahwa sikap arogan dan tidak mengakui sepak terjang para kader militan ditingkat bawah, menjadi salah satu alasan penolakan.
“Partai peraih 9 Kursi DPRD dan pencetus sejarah selama Pileg di Boltim ini, adalah buah tangan dari kami para Pengurus Partai bersama Ketua DPD Nasdem yang lalu. Jadi kami paham betul siapa kader-kader yang layak dan patut untuk menjadi pemimpin,” tegasnya lagi.
Ia mengungkapkan tidak boleh anggota yang belum lama bergabung apalgi punya rekam jejak yang buruk lalu menjadi pemimpin. Tentu kami pengurus DPD, DPC hingga DPRt degan tegas keberatan dan meminta agar PLT diganti, jika tidak di dengar maka imbasnya para kader militan ramai-ramai angkat kaki dari partai.
“Partai yang telah susah payah kami bangun dari bawah malah akan hancur hanya karena satu orang, padahal masih banyak kader terbaik yang layak menjadi pemimpin. Maka itu kami meminta agar PLT diganti, jika tidak maka kami siap mundur, karena kami bukan “Pelacur” Partai,” Tegasnya lagi.
Untuk Itu A2M bersama pengurus, DPC, DPRt serta anggota, telah berkoordinasi dgn Ketua Dewan Pertimbangan DPD NasDem untuk melakukan Gerakan Restosi pernyataan sikap penolakan.
“Insyaallah pertemuan akan dilakukan Sabtu besok. Nantinya akan menyatukan Gerak Restorasi penolakan kepada PLT Sadam sebagai PLT Ketua DPD NasDem,” tandasnya.***





