Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Boltim · 25 Feb 2023 11:10 WITA ·

Distan Boltim Dan Bank BRI Salurkan Kartu Tani


Foto:Tampak saat sosialisasi dengan Masyarkat. Perbesar

Foto:Tampak saat sosialisasi dengan Masyarkat.

Boltim, Sulutnews.com – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) salurkan kartu tani di Kecamatan Nuangan.

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Boltim, Mat Sunardi Rabu 22 Februari 2023 mengatakan, hal ini dilakukan karena program pelayanan pupuk bersubsidi tahun ini banyak mengalami perubahan nantinya kedepan para petani harus menggunakan kartu tani berbasis non tunai.

“Program pelayanan pupuk subsidi mengalami banyak perubahan di tahun ini yang dalam penebusannya cukup dengan KTP dan ke depan akan menggunakan sistem kartu tani berbasis non tunai,”Jelas Sunardi.

Lanjut dia, kebijakan akan diterapkan pada tahun ini khususnya pada Daerah yang mempunyai akses jaringan internet.

“Hal yang dimaksudkan untuk meminimalisir peluang penebusan pupuk bagi yang tidak berhak,”Kata Sunardi.

Ditambahkannya lagi, penyaluran kartu tani kepada para petani agar dapat mencegah pihak – pihak tidak bertanggung jawab menyalahgunakan harga pupuk non subsidi.

“Harga pupuk non subsidi membuat orang yang tidak bertanggung jawab dapat memanfaatkan selisih harga untuk mencari keuntungan, namun dengan kartu tani akan dapat di cegah  peluang yang akan menyalagunakan karena terekem dalam sistem by name by adres dan luas lahanya, karena saat pengusulan sudah dilengkapi dengan tikor dan lolygon,”Terangnya.

Kebijakan ini lanjut Sunardi, ditempuh mengingat beban Pemerintah terhadap subsidi makin berat baik sektor pertanian maupun subsidi lainya.

“Sehingga dengan kondisi seperti ini Saya mengharapkan bagi petani agar dapat menggunakan pupuk dengan efisien bila belum mencukupi karena kuota pupuk non subsidi terbatas,”Kuncinya (Ayla)

Artikel ini telah dibaca 687 kali

Baca Lainnya

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Bupati Oskar Manoppo Audensi Dengan Direktur Kepelabuhan Kementerian Perhubungan RI

28 Januari 2026 - 23:10 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 21:30 WITA

Trending di Advetorial