SN.COM,KOTAMOBAGU-Program vasektomi atau metode operasi pria (MOP) di kota kotamobagu hingga saat ini masih terus di jalankan. Program tersebut, setiap tahun oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana (PP dan KB) kota kotamobagu terud di lakukan sosialisasi di empat kecamatan dan tiga puluh tiga desa dan kelurahan se kota kotamobagu. Hal tersebut di katakan oleh Ahmad Yani Umar selaku Kadis PP dan KB kotamlobagu saat di ruang kerjanya. Rabu (27/3/2024).
Menurutnya sampai dengan tahun ini, program Vasektomi itu masih ada, bahkan kita terus melukan sosialisasi di setiap kesempatan saat bertatap muka langsung dengan masyarakat. ” Tentu proram ini baik adanya tujuanya untuk menekan anggka pertumbuhan penduduk, ketika itu tercapai, makan muaranya akan ke pertumbuhan ekonimi masyarakat.” imbunya
Untuk peminat alat kontrasepsi pria ini, di kota kotamobagu, dari tahun 2015 hingg tahun ini, masih sangat kurang. ” sejak tahun 2015 hingga tahun 2024 ini, penguna alat kontrasepsi pria ini vasektomi di kota kotambagu baru dua orang, walaupun memeang sasaran kita pria yang ada pada usia produktif berada di kelompok umur 40 hingan 45 tahun.” tandasnya
Penulis: iwan Mokodompit







