Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Banten · 8 Agu 2025 23:18 WITA ·

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Lakukan Pengamatan Areal Terdampak Banjir di Desa Tambak Baya dan Sukadaya


Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Lakukan Pengamatan Areal Terdampak Banjir di Desa Tambak Baya dan Sukadaya Perbesar

Lebak,Sulutnews.com – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak, Banten telah melakukan pengamatan secara menyeluruh terhadap areal terdampak banjir di Desa Tambak Baya dan Desa Sukadaya pada Jumat (08/08/2025) kemarin.

Kepala Bidang Bina Usana Pertanian dan Perlindungan Tanaman, Irwan Riyadi mengatakan, pengamatan ini dilakukan melalui kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, termasuk BBWS C3, PT. WIKA, BPTPHP Provinsi Banten, Korwil Kecamatan Cibadak, Korwil Kecamatan Cikulur, dan Babinsa.

Menurutnya, berdasarkan hasil pengamatan, banjir tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang disertai dengan pendangkalan pada aliran sungai yang melintasi areal persawahan.

“Selain itu, kondisi areal persawahan yang sejajar dengan permukaan aliran sungai bahkan lebih rendah, serta adanya penyempitan aliran ke wilayah hilir, menyebabkan sawah tergenang lebih lama,” kata Irwan Riyadi ketika dihubungi oleh wartawan pada Minggu (10/8/2025).

Dalam upaya penanganan lebih lanjut, pihak PT. WIKA akan melakukan normalisasi saluran ke arah hilir yang menjadi kewenangan pengelola Tol Serpan.

Langkah ini diharapkan dapat mengatasi masalah banjir di areal persawahan tersebut dan membantu menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Lebak.(Abdul)

Artikel ini telah dibaca 1,022 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Kisah Anak SD yang Tiada di Nusa Tenggara Timur: Buku dan Bolpoin Bisa Dibeli Hari Ini, Tapi Nyawa Hilang Selamanya

6 Februari 2026 - 07:54 WITA

Ketum Akhmad Munir : PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi, Siap Gelar HPN 2026 Banten

2 Februari 2026 - 23:11 WITA

DANDIM 1627/ROTE NDAO HADIRI RAKORNAS PUSAT-DAERAH TAHUN 2026

2 Februari 2026 - 23:11 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Trending di Adat Budaya
error: Content is protected !!