Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Kotamobagu · 30 Agu 2024 03:37 WITA ·

Dinas Ketapang Kotamobagu Gelar Gerakan Pangan Murah


Dinas Ketapang Kotamobagu Gelar Gerakan Pangan Murah Perbesar

SN,com Kotamobagu– Pemerintah Kotamobagu melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Jumat, 30 Agustus 2024, bertempat di Kelurahan Kobo Besar Kecamatan Kotamobagu Timur, Jumat (30/8/2024).

GPM menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah dalam menanggapi arahan yang diberikan oleh Penjabat (PJ) Wali Kota Kotamobagu, Abdullah Mokoginta, SH, MH, guna menanggulangi inflasi serta menjaga stabilitas harga pangan di daerah tersebut.

Dalam pelaksanaan GPM ini, berbagai barang kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau, yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. Beberapa komoditas yang dijual antara lain Beras SPHP sebanyak 800 kilogram, gula pasir sebanyak 500 kilogram, dan minyak goreng sebanyak 360 liter. Semua barang ini disediakan oleh Vendor Perum Bulog Bolaang Mongondow, yang menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kotamobagu Piter Suli, SPt menjelaskan, bahwa penyelenggaraan GPM ini adalah tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kotamobagu yang dilaksanakan pada Senin, 26 Agustus 2024. Dalam rapat tersebut, berbagai pihak terkait membahas strategi untuk pengendalian inflasi, yang kemudian menghasilkan keputusan untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Kobo Besar.

“Tujuan utama dari Gerakan Pangan Murah ini adalah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Kotamobagu,”ujarnya.

Piter mengatakan, GPM ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dengan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga dapat membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.
Dan kembali menekankan, pentingnya peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kotamobagu dalam mengawal kebijakan dan strategi pengendalian inflasi di daerah tersebut. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, TPID, dan berbagai pihak terkait lainnya, diharapkan inflasi dapat dikendalikan dan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga dengan baik.

“Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini, juga menjadi salah satu wujud komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dalam hal ini, pemerintah daerah berperan aktif untuk memastikan bahwa pasokan pangan di wilayahnya tetap stabil, khususnya pada masa-masa kritis seperti menjelang hari besar keagamaan atau ketika terjadi fluktuasi harga yang signifikan. Dan sebagai, bagian dari upaya pengendalian inflasi, GPM ini tidak hanya sekadar menyediakan barang kebutuhan pokok dengan harga murah, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mencegah terjadinya kelangkaan barang yang dapat memicu kenaikan harga secara drastis. Dengan demikian, kegiatan ini sangat penting dalam menjaga keseimbangan pasar dan memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi seluruh lapisan masyarakat,”terangnya.

Lanjut Piter, pemerintah Kota Kotamobagu juga berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara rutin, terutama ketika harga kebutuhan pokok mulai menunjukkan tren kenaikan. Dengan adanya intervensi melalui program-program seperti GPM, diharapkan harga-harga kebutuhan pokok dapat lebih stabil, dan masyarakat tidak terlalu terbebani oleh tingginya harga pangan.

Dalam konteks yang lebih luas, Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengatasi permasalahan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan. Pemerintah daerah di seluruh Indonesia diharapkan dapat meniru langkah-langkah yang telah diambil oleh Kota Kotamobagu ini sebagai bagian dari upaya nasional dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi. Dan sangat mengapresiasi serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam suksesnya pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini, berharap agar kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kotamobagu dalam jangka panjang. Serta adanya GPM, masyarakat dapat menikmati harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau dan stabil, sehingga kesejahteraan mereka tetap terjaga.

“Dengan komitmen yang kuat dari Pemerintah Kota Kotamobagu, sangat berharap kegiatan seperti Gerakan Pangan Murah ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin memperkuat ketahanan pangan di daerah tersebut. Masyarakat Kota Kotamobagu pun diharapkan dapat terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan bersama,”ungkapnya.

Artikel ini telah dibaca 1,057 kali

Baca Lainnya

Pemkot Kotamobagu melalui DLH dan Satpol PP Bersikan Tumpukan Sampah Pasca Lebaran

25 Maret 2026 - 20:08 WITA

Berkah Ramadhan, Ketua DPC PDIP Kotamobagu Henny Kaseger Bagi-bagi Sembako

20 Maret 2026 - 09:17 WITA

Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto Dampingi Tim Wasops Pastikan Oprasi Ketupat Berjalan Optimal

19 Maret 2026 - 22:40 WITA

Sinergi dengan Kejaksaan, Dinas PUPR Kotamobagu Pastikan Proyek Infrastruktur Berjalan Lancar

17 Maret 2026 - 10:01 WITA

Gubernur Yulius Selvanus Tinjau Pelaksanaan GPM di Kotamobagu Dan Berikan Cadangan Pangan Untuk 12.118 KK Dalam Safari Ramadhan Idul Fitri

10 Maret 2026 - 23:00 WITA

Pemkot Kotamobagu Tetapkan Batas Waktu Pelaksanaan Pasar Senggol

9 Maret 2026 - 00:36 WITA

Trending di Kotamobagu