Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 5 Sep 2025 21:42 WITA ·

Diduga Selewengkan Anggaran Rehab Embung, Kontraktor Sony Henukh ?


Foto : Felipus Ndun Perbesar

Foto : Felipus Ndun

Rote Ndao, Sulutnews.com – Warga Desa Persiapan Fia Fangga, Rote Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, mencurigai adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan dana proyek rehabilitasi Embung Keka Oedale. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 300 juta ini dinilai belum memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Kamis (4/9/2025).

Felipus Ndun alias Kincher mengungkapkan bahwa Embung Keka Oedale telah dikerjakan sebanyak tiga kali, namun belum berfungsi optimal. “Embung tersebut sudah tiga kali dikerjakan namun belum berfungsi optimal bagi kebutuhan masyarakat petani. Seharusnya dengan tiga kali pengerjaan, kebutuhan petani sudah terpenuhi,” ujarnya.

Kincher menjelaskan bahwa Embung Keka Oedale pertama kali dikerjakan pada tahun 2009 oleh kontraktor asal Pantai Baru pada masa kepemimpinan Desa Yunus Fanggi, dengan menggunakan anggaran Dinas Pertanian. Kemudian, Embung tersebut direhabilitasi oleh Mantan Bupati Rote Ndao, Leonard Haning, menggunakan dana pribadi karena ukurannya dinilai terlalu kecil.

Pada tahun 2023, Embung Keka Oedale kembali direhabilitasi oleh kontraktor Soni Henuk asal Busalangga, dengan total anggaran sebesar Rp 300 juta.

Kincher berharap pemerintah kabupaten Rote Ndao dapat melakukan evaluasi dan perbaikan Embung tersebut. “Air Embung tersebut adalah sumber kehidupan warga petani Fia Fangga. Jika musim hujan tidak stabil, Embung tersebut adalah solusi bagi tanaman mereka. Jadi, mohon perhatian dari pemerintah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan Embung tersebut demi masa depan dan kehidupan warga Desa Fia Fangga,” tutup Kincher.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Oelasin, Matheos Yermia Octavianus, belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan ini.

Reporter: Alden Mesah

Artikel ini telah dibaca 2,143 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Debat Pandangan Ammy Amelia Plt Bupati Cilacap: Haruskah KPK Memberi Peringatan Sebelum Melakukan OTT?

4 April 2026 - 08:18 WITA

Bupati Paulus Henuk Bersama Dirjen KKP Dan Perwakilan PLN Pertamina Patra Niaga Energi, Garam, dan Harapan dari Timur

2 April 2026 - 07:59 WITA

Usman Husin Dorong Perhutanan Sosial NTT Sebagai Motor Perekonomian Masyarakat

1 April 2026 - 17:49 WITA

Di Balik Jubah Pdt. David Selan Di duga ada perbuatan melawan hukum Dengan Salah satu Pengerja

31 Maret 2026 - 12:07 WITA

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Sebulan Penuh April 2026 – Semarak HUT Rote Ndao ke-24 dan Paskah 2026

30 Maret 2026 - 15:56 WITA

Trending di Internasional