Rote Ndao, Sulutnews.com – Kejadian mengganggu ketertiban masyarakat terjadi di dusun Aisele, desa Oelasin, Rote Ndao, di mana anak-anak diduga didukung dan diajarkan untuk melempar benda ke setiap pengendara motor yang lewat kawasan tersebut.
Terbukti pada malam hari ini, dua anak bernama AN dan GN melancarkan batu ke arah pengendara motor dan bahkan menunjukkan niat yang jelas untuk membunuh orang yang melintasi dusun.
Setelah mengalami pelecehan, korban segera menghubungi Kantor Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Rote Barat Daya (RBD). Tidak lama kemudian, anggota polisi dari Polsek RBD langsung turun ke lokasi kejadian pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, dan melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.
Keluarga korban menyampaikan permintaan tegas kepada pihak kepolisian agar segera menangkap Arjuna Ndun dan Geral Ndun, serta mengolah kasus ini sesuai dengan proses hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.
Yang menjadi perhatian adalah kehadiran Kepala Desa Oelasin yang juga didatangi oleh polisi ke tempat kejadian. Alih-alih mengambil langkah penanggulangan, dia malah mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan: “Kalau masyarakat membuat kasus, melempar benda, atau bahkan membunuh orang, itu bukan urusan diriku sebagai kepala desa.”
Reporter: Dance Henukh





