Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 18 Jul 2024 09:49 WITA ·

Di Rote Ndao Viral di Media Sosial : ASN Diduga Tekan Aparat Desa Untuk Pilih Paket Tertentu


Di Rote Ndao Viral di Media Sosial : ASN Diduga Tekan Aparat Desa Untuk Pilih Paket Tertentu Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Beredar di media sosial Group Anak Rote Anti Korupsi (ARAK) Rabu 18 Juli 2024 sebuah akun bernama peserta anonim mengungkapkan adanya dugaan bahwa beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) menekan aparat desa untuk memilih paket tertentu dalam sebuah agenda politik.

Dugaan ini melibatkan sejumlah pejabat dan perangkat desa di Kabupaten Rote Ndao.

Dalam unggahan tersebut, akun anonim tersebut menuduh beberapa ASN, termasuk Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Camat Pantai Baru, Camat Lobalain, Camat Rote Selatan, dan Camat Rote Barat Daya, serta sejumlah kepala desa, melakukan tekanan kepada aparat dan perangkat desa untuk mengarahkan masyarakat memilih paket tertentu. Bahkan, disebutkan bahwa perangkat desa turut serta memasang dan membagikan atribut-atribut paket tersebut kepada masyarakat.

“Kami sangat menyayangkan tindakan ini. Surat edaran dari Pejabat Bupati Rote Ndao yang melarang ASN dan perangkat desa terlibat dalam politik praktis tampaknya tidak dihiraukan,” tulis akun anonim tersebut.

Menanggapi hal ini, masyarakat yang resah berharap Pejabat Bupati Rote Ndao segera mengambil tindakan tegas. “Kami mohon perhatian dari Pejabat Bupati untuk melihat masalah ini dengan serius. Kami sudah menerima laporan dari berbagai masyarakat dan sudah mengantongi nama-nama oknum yang terlibat,” lanjut akun tersebut.

Tindakan ini dinilai mencoreng netralitas ASN dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan setempat. Pejabat Bupati Rote Ndao diharapkan segera melakukan investigasi dan memberikan sanksi kepada ASN yang terbukti melanggar aturan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah Kabupaten Rote Ndao terkait tudingan ini. Masyarakat berharap agar kasus ini segera ditindaklanjuti demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan netral.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 2,751 kali

Baca Lainnya

Debat Pandangan Ammy Amelia Plt Bupati Cilacap: Haruskah KPK Memberi Peringatan Sebelum Melakukan OTT?

4 April 2026 - 08:18 WITA

Bupati Paulus Henuk Bersama Dirjen KKP Dan Perwakilan PLN Pertamina Patra Niaga Energi, Garam, dan Harapan dari Timur

2 April 2026 - 07:59 WITA

Usman Husin Dorong Perhutanan Sosial NTT Sebagai Motor Perekonomian Masyarakat

1 April 2026 - 17:49 WITA

Di Balik Jubah Pdt. David Selan Di duga ada perbuatan melawan hukum Dengan Salah satu Pengerja

31 Maret 2026 - 12:07 WITA

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Sebulan Penuh April 2026 – Semarak HUT Rote Ndao ke-24 dan Paskah 2026

30 Maret 2026 - 15:56 WITA

Trending di Internasional