Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sangihe · 13 Agu 2025 21:18 WITA ·

Di kegiatan KPK Bupati Thungari Komitmen Bangun Tata Kelola Pemerintahan Bersih


Di kegiatan KPK Bupati Thungari Komitmen Bangun Tata Kelola Pemerintahan Bersih Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Bertempat di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh lembaga anti rasua, Rabu (13/08/2025)

Kegiatan yang dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, Ketua DPRD Fransiscus Andi Silangen, serta para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Sulawesi Utara, serta unsur pimpinan DPRD dari masing-masing daerah. Rapat ini juga diikuti oleh para Sekretaris Daerah, Inspektur, serta Kepala Badan Keuangan dari seluruh kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

Para pejabat KPK RI yang hadir dalam kegiatan ini adalah Wakil Ketua KPK Johanis Tanak, Plt. Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Agung Yudha Wibowo, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV Edi Suryanto.

Di forum tersebut, para kepala daerah bersama pimpinan DPRD diminta untuk memaparkan kondisi aktual terkait permasalahan korupsi di daerah masing-masing, sekaligus menyampaikan langkah-langkah pencegahan yang telah dan akan dilakukan oleh pemerintah daerah.

Rapat koordinasi ini menjadi wadah penting dalam memperkuat sinergi antara KPK dan pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis dan berkelanjutan untuk mencegah serta memberantas praktik korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

Sebagai bentuk komitmen nyata, kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pencegahan Korupsi oleh Gubernur Sulawesi Utara, Ketua DPRD Provinsi, serta seluruh Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Utara.

Pada sesi diskusi, Bupati Thungari mengemukakan persoalan utama yang kerap memicu korupsi, hal itu dipicu lemahnya sistem pengawasan internal, rendahnya kepatuhan pada aturan, dan minimnya transparansi dalam pelayanan publik maupun pengadaan barang/jasa.

 

“Hal mendasar terjadinya Korupsi akibat lemahnya pengawasan, maka perlu yang namanya integritas dalam menjalankan tugas dengan mempedomani aturan agar terhindar dari jerat perilaku koruptif” ungkap Bupati.

Bupati Thungari juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe siap untuk mendukung program pencegahan korupsi serta berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.

“Sudah pasti kepemimpinan kami memprioritaskan tata kelola pemerintahan yang bersih, sebagai komitmen kami mendukung upaya pemberantasan korupsi” tutur Bupati Thungari.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak mengingatkan pentingnya peran kepala daerah sebagai teladan utama dalam membangun budaya antikorupsi.
(Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,126 kali

Baca Lainnya

Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

4 Februari 2026 - 13:08 WITA

Helmud Hontong Kembali Viral di 2025: Isu Lingkungan Membangkitkan Namanya

2 Februari 2026 - 14:20 WITA

Dua Fasilitas Kesehatan di Pulau Kahakitang Bukti Pemerintah Hadir

1 Februari 2026 - 23:30 WITA

Tulude 2026 Tandai Syukur HUT ke-601 Kabupaten Kepulauan Sangihe

31 Januari 2026 - 23:12 WITA

Di Peringatan HUT ke-601, Sangihe Tunjukkan Solidaritas untuk Sitaro

31 Januari 2026 - 23:07 WITA

Pemkab Sangihe Percepat Transformasi Digital, HLM TP2DD Jadi Penggerak Utama

30 Januari 2026 - 17:10 WITA

Trending di Sangihe
error: Content is protected !!