MANADO, Sulutnews. Com – Mencermati gejolak dunia persepakbolaan Indonesia pasca penolakan kelomook Elit tanah air terhadap Tim Sepakbola Israel U-20 ternyata turut mempengaruhi mental tim U-20 Indonesia yang sudah siap berlaga di laga tingkat dunia. , Ketua DPD Gerakan Muda Pembaruan Sulut David Herson berpendapat adalah tindakan yang secara spesifik telah menghancurkan mimpi tim U-20 Indonesia yang sudah siap menunjukan kepada dunia bahwa Indonesia saat ini memiliki tim yang bisa membuktikan oerkembangan sepak bola Indonesia sudah padah level Dunia.
‘ Seharusnya ajang sepak bola dunia yang oleh FIFA menunjuk Indonesia sebagai salah satu tuan rumah pelaksana harus didukung, dan ketika ada penolakan karena urusan politik ini jelas mengubur mimpi pemain tim U-20 Indonesia yang sudah siap berlaga, ” kata David Herson.
Kita sebagai negara yang diakui kedudukan di dunia, harusnya menjaga wibawa itu setinggi mungkin, jangan karena kepentingan kelompok tetapi justru mencederai tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara ingat Olahraga adalah mengenai prestasi bukan Politik,.” Kita sedang membangun orestasi olah raga sepak bola. Ada hak apa kemudian benerapa kelompok elit mengeluarkan statmen yang justru membuat gaduh sehingga berakibat pada pembatalan Indonesia menjadi salah satu tuan rumah penyelenggara Iben Sepak Bola Duni,”ategas David Herson Ketua DPD GEMPAR Sulut.
Pengusaha muda yang selalu peduli dengan masalah Sosial kemasyarakatan Sulut ini juga mengatakan Negara perlu fokus dan tidak perlu banyak terganggu dengan opini.” Penolakan karena alasan Politik rasa-rasanya tidak relevan dengan tujuan FIFA menunjuk Indonesia sebagai salah satu negara Penyelenggara ajang FIFA World Cup U-20, ” ungkap David Herson sambil memberi masukan harusnya kompetisi ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk mengkampanyekan PERDAMAIAN DUNIA bagi negara didunia yang sampai hari ini masih terus memperjuangkan Kemerdekaan termasuk Palestina. (josh tinungki)







