Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Kotamobagu · 2 Jul 2024 23:33 WITA ·

Cuaca Ekstrim di Sulawesi Utara, BPBD Imbau Waspada Fenomena La Nina


Cuaca Ekstrim di Sulawesi Utara, BPBD Imbau Waspada Fenomena La Nina Perbesar

SN.com,KOTAMOBAGU-Sulawesi Utara dan sebagian wilayah Indonesia masih mengalami cuaca ekstrem dengan hujan deras dan angin kencang.Hal ini disebabkan oleh Fenomena La Nina yang diperkirakan berlanjut hingga bulan depan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan Fenomena La Nina akan berlangsung selama empat bulan ke depan.BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap dampak cuaca ekstrem ini.La Nina terjadi akibat penurunan suhu air laut di Samudera Pasifik di bawah rata-rata, yang menyebabkan peningkatan curah hujan.Fenomena ini juga diakibatkan oleh peningkatan suhu permukaan laut di bagian timur dan barat Samudra selama masa peralihan musim.BMKG menyatakan bahwa La Nina dengan intensitas sedang saat ini terjadi di Samudera Pasifik. Selama 70 hari terakhir, suhu permukaan laut mendingin sebesar -0.5°C hingga -1.5°C, disertai penguatan angin pasat. Fenomena ini meningkatkan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, meski dampaknya bervariasi tergantung musim, wilayah, dan kekuatan La Nina.BMKG memperkirakan dalam sepekan ke depan akan terjadi peningkatan curah hujan dengan intensitas deras, disertai kilat dan angin kencang.Hingga Desember, hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara diprediksi akan mengalami hujan pada pagi dan malam hari.Saat diwawancarai Media ini, Asrianty Kepala BPBD Kota Kotamobagu, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.Fenomena La Nina ini diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Agustus 2024, berbeda dengan tahun lalu yang didominasi oleh kemarau panjang akibat El Nino.“Sulawesi Utara masih akan diguyur hujan hingga Agustus, berbeda dengan tahun lalu yang mengalami kemarau panjang, dan juga intensitas hujan bervariasi di setiap daerah di Sulut, tergantung pada ketinggian wilayah, jarak dari sumber air, pegunungan, dan luas daratan serta perairan,” jelasnya.Asrianty berharap fenomena cuaca ekstrem ini segera berakhir dan mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap bencana yang mungkin terjadi akibat curah hujan yang tinggi.(*)

Artikel ini telah dibaca 1,490 kali

Baca Lainnya

Pemkot Kotamobagu melalui DLH dan Satpol PP Bersikan Tumpukan Sampah Pasca Lebaran

25 Maret 2026 - 20:08 WITA

Berkah Ramadhan, Ketua DPC PDIP Kotamobagu Henny Kaseger Bagi-bagi Sembako

20 Maret 2026 - 09:17 WITA

Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto Dampingi Tim Wasops Pastikan Oprasi Ketupat Berjalan Optimal

19 Maret 2026 - 22:40 WITA

Sinergi dengan Kejaksaan, Dinas PUPR Kotamobagu Pastikan Proyek Infrastruktur Berjalan Lancar

17 Maret 2026 - 10:01 WITA

Gubernur Yulius Selvanus Tinjau Pelaksanaan GPM di Kotamobagu Dan Berikan Cadangan Pangan Untuk 12.118 KK Dalam Safari Ramadhan Idul Fitri

10 Maret 2026 - 23:00 WITA

Pemkot Kotamobagu Tetapkan Batas Waktu Pelaksanaan Pasar Senggol

9 Maret 2026 - 00:36 WITA

Trending di Kotamobagu