Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bengkulu · 27 Agu 2025 16:26 WITA ·

Burmansyah Surati Presiden RI, Minta Perkara Dugaan Korupsi Desa Tanjung Sari Diusut Tuntas


Burmansyah Surati Presiden RI, Minta Perkara Dugaan Korupsi Desa Tanjung Sari Diusut Tuntas Perbesar

Bungkulu Utara, Sulutnews.com – Kasus dugaan korupsi di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, kian panas. Tak puas dengan sikap aparat penegak hukum di daerah, aktivis LSM PEKAT Bengkulu, Burmansyah, akhirnya mengambil langkah berani: menyurati langsung Presiden Republik Indonesia.

Dalam surat resminya, Burmansyah menegaskan bahwa penanganan perkara Tanjung Sari oleh aparat di Bengkulu Utara, sementara masyarakat sudah berkali-kali diperiksa dan menyerahkan bukti. Namun, kejelasan perkara justru jalan di tempat.

“Kami sudah lelah melihat masyarakat Tanjung Sari dipermainkan. Semua bukti sudah diberikan, saksi-saksi sudah dipanggil, tapi kasus ini seperti dibiarkan menggantung. Karena itu, kami meminta Presiden turun tangan langsung,” tegas Burmansyah dalam keterangannya.

Ia menilai, dugaan korupsi kas desa yang nilainya mencapai miliaran rupiah ini bukan persoalan kecil. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap hak rakyat desa, dan jika aparat daerah tidak mampu bersikap tegas, maka wajar jika masyarakat meminta keadilan kepada Presiden.

Surat tersebut resmi dikirimkan ke Istana Negara pada ini 27/8. Isinya antara lain meminta Presiden memerintahkan aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan masyarakat tanpa pandang bulu, serta memastikan keadilan sosial benar-benar ditegakkan.

“Kalau hukum hanya jadi alat mainan, maka rakyat akan terus menjadi korban. Kami ingin membuktikan, apakah hukum di negeri ini benar-benar tegak lurus, atau hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” pungkas Burmansyah.(Dn)

Artikel ini telah dibaca 1,539 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Bahas Sinergi, Ketum AMJ Audiensi dengan Wali Kota Bengkulu

31 Januari 2026 - 23:44 WITA

Bernuansa Merah Putih, Ini Makna Logo Asosiasi Media Dan Jurnalis (AMJ)

30 Januari 2026 - 16:07 WITA

Pemprov Bengkulu Dukung Aplikasi Centurion-21 Demi Sukseskan Program Ketahanan Pangan Presiden

29 Januari 2026 - 23:43 WITA

Kepala Panti Sosial Provinsi Bengkulu Nyatakan dukungannya Polri Dibawah Presiden

29 Januari 2026 - 14:34 WITA

Trending di Bengkulu