Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bengkulu Selatan · 21 Jan 2026 03:19 WITA ·

Bupati Bengkulu Selatan Menghimbau Petani Agar Masuk eRDKK Elektronik Untuk Mengatasi Kuota Pupuk Bersubsidi


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sulutnews.com Bengkulu Selatan – untuk mengatasi kekurangan pupuk di kalangan petani, perlu peran aktif masyarakat penggunanya dengan petugas pertanian di lapangan, hal ini di jelaskan bupati Bengkulu Selatan melihat Alokasi pupuk bersubsidi untuk petani di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan pada 2026 mengalami penurunan.

Apabila dibandingkan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2026 dengan alokasi pupuk bersubsidi pada tahun 2025 terjadi penurunan, namun Penurunan alokasi pupuk tersebut disebabkan karena input data NIK petani dalam aplikasi eRDKK mengalami penurunan.

Bupati Bengkulu Selatan Hj Rifai Tajuddin mengatakan penurunan Kuota pupuk bersubsidi pada tahun ini disebabkan karena banyak petani yang enggan melengkapi persyaratan teknis usulan RDKK.

“Dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini Kouta pupuk subsidi menurun. sebanyak 15 ribu jumlah NIK petani tahun ini tidak terdaftar kembali di RDKK,” jelasnya, senin (19/1/2026).

Untuk memfasilitasi petani yang belum di masukkan kedalam sistem eRDKK, dijelaskannya saat ini sedang di buka portal update e RDKK dari tanggal 14-20 januari 2026.

“Para petani pengguna pupuk harus terdaftar dalam RDKK elektronik (e-RDKK). Bagi petani yang belum terdaftar, bisa mengajukan pendataan karena update data petani dalam e-RDKK dilakukan empat kali dalam setahun,” pungkasnya. (JN)

Artikel ini telah dibaca 1,327 kali

Baca Lainnya

Segera Dilaporkan! Pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Di Desa Sukarami Diduga Ajang Korupsi

19 Maret 2026 - 12:34 WITA

Ketua BUMDES Tanjung Besar Dikabarkan Mundur Mana Realisasi Sapi Seratus Persen Kata Ketua BUMDES

12 Maret 2026 - 13:37 WITA

KPK Berhasil Lakukan OTT Di Provinsi Bengkulu Diduga Menyeret Salah Satu Nama Kepala Daerah 

10 Maret 2026 - 16:14 WITA

HUT Kabupaten Bengkulu Selatan Ke-77 Penuh Makna Demi Bengkulu Selatan Maju

10 Maret 2026 - 16:00 WITA

Aneh Ketua BUMDES Tanjung Besar Akui Pengadaan Sapi Sudah Seratus Persen Kembali Dibatalkan Ketua Diisukan Berhenti

8 Maret 2026 - 15:24 WITA

Diduga Korupsi Dana Pengadaan Sapi BUMDES Desa Tanjung Besar Ketua Sebut Wartawan 86 Ketua BUMDES Berpeluang Dilaporkan

6 Maret 2026 - 12:15 WITA

Trending di Bengkulu Selatan