Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Asahan · 16 Sep 2023 08:19 WITA ·

Bupati Asahan Serahkan Obat Cacing Pada Siswa/i UPTD SDN 015861 


Bupati Asahan Serahkan Obat Cacing Pada Siswa/i UPTD SDN 015861  Perbesar

Asahan, sulutnews.com – Bupati Asahan H. Surya BSc menyerahkan obat cacing pada siswa/i UPTD 015861 Bunut Sebrang Kecamatan Pulo Bandring, Jum’at (15/09/2023). Tampak hadir Ketua TP – PKK Kabupaten Asahan beserta rombongan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Pendidikan, Camat Pulo Bandring, Forkopimcam Pulo Bandring, Kepala Desa, Kepala Sekolah UPTD 015861 Pulo Bandring,

Laporan kegiatan mewakili dinas kesehatan Emi juniarita boru barus menyampaikan tujuan dari pelaksanaan kegaitan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POP) adalah untuk membebaskan atau menurunkan angka penyakit kencacingan pada anak usia pra sekolah dan anak usia sekolah melalui pemberian obat cacing terintegritas. Emi juga mengatakan peserta kegiatan ini berasal dari siswa SD 015861 Dusun II Bunut sebrang sejumlah 370 siswa.

Sebelum memulai pidatonya Bupati Asahan dan Ketua TP – PKK Kabupaten Asahan menyerahkan bantuan berupa obat cacing dan kacamata baca.

Dalam pidatonya, Bupati Asahan mengatakan pemberian obat cacing masal ini adalah program Kementerian Kesehatan dan Kabupaten Asahan telah di lakukan selama empat tahun berturut – turut setiap bulan Februari dan bulan Agustus, untuk capaian setiap tahunnya adalah 98% yang artinya hampir seluruh anak – anak di Kabupaten Asahan sudah mendapatkan obat cacing.

Bupati juga menyampaikan tujuan dari pemberian obat cacing ini untuk mencegah terjadinya stunting, gizi buruk dan kecerdasan menurun. ” Pemerintah bertekad bahwa kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi harus terus dioptimalkan demi memenuhi target penurunan balita stunting pada tahun 2024. Dan target sustainable development goals (SDGs) nol pada tahun 2030,” Ujar Bupati. (*Daniel)

Artikel ini telah dibaca 3,011 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kisaran Hujan Deras Anggota LPM dan Aparat Kelurahan Gotong Royong Bersihkan Selokan

6 Maret 2026 - 23:25 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 21:30 WITA

Trending di Advetorial