Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Uncategorized · 30 Apr 2025 12:56 WITA ·

Bunda PAUD drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng Bertindak Sebagai Pembina Upacara Pawai Bocah Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 di Kota Tomohon


Bunda PAUD drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng Bertindak Sebagai Pembina Upacara Pawai Bocah Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 di Kota Tomohon Perbesar

Tomohon,Sulutnews.com – Bunda PAUD Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng bertindak sebagai pembina upacara Pawai bocah dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 di Kota Tomohon dilaksanakan di halaman SD katolik Santa Clara Tomohon, Rabu, 30 April 2025.

Setelah upacara dilanjutkan dengan defile yang diikuti oleh 68 Sekolah Dasar, 57 Taman Kanak-kanak, dan 13 Kelompok Bermain se-Kota Tomohon.

Pawai dimulai dari halaman SD Katolik Santa Clara Tomohon dan berakhir di Menara Alfa Omega, melibatkan ribuan anak-anak yang tampil dengan berbagai kostum unik.

Dalam sambutan bunda PAUD menyampaikan bahwa Bapak Pendidikan, Ki Hajar Dewantara menggunakan istilah “taman” sebagai konsep pendidikannya. Taman berarti sebuah tempat bermain. Teduh, tenang, dan tentunya menyenangkan. Anak-anak senantiasa gembira berada di taman. Mereka dengan senang hati menghabiskan waktu di taman. Ki Hajar Dewantara ingin konsep pendidikan seperti sebuah taman: pendidikan haruslah menyenangkan, belajar adalah proses kegembiraan.

“Ketika lonceng sekolah berbunyi menjadi sebuah tanda dimulainya kegembiraan. Lalu ketika lonceng pulang berbunyi, anak-anak akan enggan untuk pulang karena ia tak ingin kesenangannya berhenti” ucapnya.

Disampaikan bahwa sekolah bukan hanya sekadar tempat mencari ijazah. Sekolah bukan hanya sekadar tempat mencari nilai. Sekolah adalah tempat untuk belajar. Belajar mengenai berbagai pengetahuan, belajar mengenai kehidupan sosial, dan belajar mengenai hidup. Sekolah adalah tempat untuk memperoleh ilmu dan pengetahuan baru. Itulah inti dari pendidikan yang memerdekakan yang kita gaungkan dalam semangat Merdeka Belajar.

Tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 adalah “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Tema ini menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan inklusif.

“Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah, pendidik, peserta didik, keluarga, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan sistem pendidikan yang adil dan merata. Melalui partisipasi aktif dari semua pihak, diharapkan pendidikan di Indonesia mampu menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing.

Inilah yang sekarang diekspresikan oleh anak-anak kita dalam Pawai Bocah ini, dengan segala bentuk peran, model pakaian, dan peragaan yang dilakoni.
Tapi mari kita tidak melupakan bahwa di balik anak-anak yang tampil luar biasa hari ini, ada para orang tua yang dengan terampil dan tulus menyiapkan anak-anaknya.

Karena itu, semarak Hari Pendidikan Nasional saat ini bukan hanya menjadi perayaan bagi anak-anak kita, tapi juga menjadi perayaan kegembiraan bagi seluruh masyarakat Kota Tomohon. Selamat Hari Pendidikan Nasional. “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” ucap Buda Paud.

Dihadiri oleh Walikota Tomohon diwakili oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tomohon, Drs. O.D.S. Mandagi, MAP Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon bersama jajaran, Forkopimda Tomohon, Kepala Kelompok Bermain, Kepala Taman Kanak-kanak, dan Kepala Sekolah Dasar se-Kota Tomohon, serta anak-anak peserta Pawai Bocah.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,265 kali

Baca Lainnya

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Kisah Anak SD yang Tiada di Nusa Tenggara Timur: Buku dan Bolpoin Bisa Dibeli Hari Ini, Tapi Nyawa Hilang Selamanya

6 Februari 2026 - 07:54 WITA

Keamanan, Ketertiban dan Kemajuan Daerah di Tangan FORKOPIMDA

3 Februari 2026 - 19:48 WITA

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk Bertemu Saleh Husin dan Usman Husin Demi Kemajuan Daerah

30 Januari 2026 - 18:00 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 21:30 WITA

Trending di Advetorial
error: Content is protected !!