Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 7 Agu 2025 10:25 WITA ·

Bukan Zaman Kekuasaan: Kontraktor Matias Siokain Akui Menangkan Tiga Proyek di Dinas PKO Rote Ndao


Bukan Zaman Kekuasaan: Kontraktor Matias Siokain Akui Menangkan Tiga Proyek di Dinas PKO Rote Ndao Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Tuduhan monopoli tender di Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Rote Ndao tahun anggaran 2025 semakin menguat. Matias Siokain, pemilik CV. Yevalmax Calvari, telah mengakui bahwa perusahaannya memenangkan tiga paket pekerjaan di dinas tersebut. Pengakuan ini disampaikan langsung oleh Siokain kepada wartawan pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Meskipun mengakui kemenangan tender untuk ketiga proyek tersebut, Siokain menyatakan bahwa pekerjaan masih dalam tahap pengerjaan dan belum selesai. Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas pemberitaan sebelumnya yang mempertanyakan potensi praktik monopoli dalam proses lelang proyek di Dinas PKO Rote Ndao.

Ketiga proyek yang dimenangkan CV. Yevalmax Calvari meliputi:

1. Pengadaan Meja Kursi: Dengan pagu anggaran Rp 272.250.000 dari APBD Rote Ndao, berlokasi di Dinas PKO Rote Ndao.

2. Rehabilitasi Ruang Kelas SD Inaoe: Dengan pagu anggaran Rp 510.000.000 dari APBD Rote Ndao 2025, di bawah satuan kerja Dinas PKO Rote Ndao.

3. Pengadaan Meja Kursi Siswa SMP: Dengan pagu anggaran Rp 288.750.000 dari APBD Rote Ndao 2025, di bawah satuan kerja Dinas PKO Rote Ndao.

Sementara itu, upaya untuk mendapatkan klarifikasi dari Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas PKO Rote Ndao, Arkhalaus Lenggu, hingga saat ini masih belum membuahkan hasil.

Kemenangan CV. Yevalmax Calvari dalam tiga paket pekerjaan sekaligus menimbulkan kekhawatiran akan praktik monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik di Kabupaten Rote Ndao menjadi sorotan utama. Masyarakat berharap pihak berwenang segera melakukan investigasi untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan dan prosedur pengadaan barang dan jasa.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,593 kali

Baca Lainnya

Debat Pandangan Ammy Amelia Plt Bupati Cilacap: Haruskah KPK Memberi Peringatan Sebelum Melakukan OTT?

4 April 2026 - 08:18 WITA

Bupati Paulus Henuk Bersama Dirjen KKP Dan Perwakilan PLN Pertamina Patra Niaga Energi, Garam, dan Harapan dari Timur

2 April 2026 - 07:59 WITA

Usman Husin Dorong Perhutanan Sosial NTT Sebagai Motor Perekonomian Masyarakat

1 April 2026 - 17:49 WITA

Di Balik Jubah Pdt. David Selan Di duga ada perbuatan melawan hukum Dengan Salah satu Pengerja

31 Maret 2026 - 12:07 WITA

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Sebulan Penuh April 2026 – Semarak HUT Rote Ndao ke-24 dan Paskah 2026

30 Maret 2026 - 15:56 WITA

Trending di Internasional