Manado, Sulutnews.com – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulut akan bangun jalan baru dan pengaspalan jalan yang rusak berat sepanjang 200 km termasuk diwilayah perbatasan atau daerah kepulauan Kabupaten Talaud dan Sangihe. Serta wilayah Bolmong Raya hinga tahun 2024.
Hal tersebut dikatakan Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio ST.MT.MK kepada Sulutnews.com baru baru ini dikantornya.
Menurut Hendro tahun ini baru sebagian yang dibangun dan diperbaiki yang rusak berat. Nanti tahun 2024 bisa terealisasi semua sekitar 200 km jalan yang ada di beberapa Kabupaten dan Kota.” Kita terus perjuangkan kepada pemerintah pusat lewat Kementrian PUPR agar bisa dapat kucuran dana” kata Satrio.
Kepala BPJN mengatakan, kondisi jalan yang rusak berat tidak seperti didaerah lain yang sempat dikunjungi Presiden . Di Sulut ada rusak berat tapi tidak terlalu parah dan langsung ditangani secara cepat.” Jadi kami tidak kuatir karena langsung ditangapi bila ada laporan dari masyarakat ada jalan yang rusak berat” katanya.
Untuk jembatan yang rusak dan perlu perbaiki kami sudah lakukan. Namun untuk jembatab di Ranowangko Amurang masih ada kendalan sebagian lahan yang masih dipersoalkan pihak warga sehinga terhenti. Padahal sebagian sudah kami pasang tiang panjang.” Kami mohon Pemkab Minsel untuk bisa membatu fasilitasi akan masalah ini” kata Hendro Satrio. Hendro menambahkan pihaknya komit untuk membangun daerah Sulut lewat pembangunan jalan agar aktifitas warga lancar termasuk untuk transportasi jalur logistik dan daerah pertanian dan perkebunan kami perhatikan. (fanny)





