Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Hukrim · 21 Jan 2023 12:01 WITA ·

Bantah Keterlibatan WBP Terjaring Obat Keras, Kalapas Tondano: Kami Komitmen Berantas Narkoba


Foto. Kalapas Tondano, Yulius Paath, S.I.P., D.E.A. saat menerima kedatangan dari TimbSat Narkoba Polres Minahasa di Lapas Kelas IIB Tondano. Perbesar

Foto. Kalapas Tondano, Yulius Paath, S.I.P., D.E.A. saat menerima kedatangan dari TimbSat Narkoba Polres Minahasa di Lapas Kelas IIB Tondano.

MINAHASA,SULUTNEWS.COM– Dugaan Keterlibatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Tondano berinisial N.W, dalam Kasus dugaan peredaran obat terlarang jenis Trihexypenidyl yang di ungkap oleh Polres Minahasa, dibantah oleh Kalapas Tondano, Yulius Paath, S.I.P., D.E.A.

Kepada Sulutnews.com Kalapas Tondano Yulius Paath menerangkan, Terkait berita yang beredar luas saat ini bahwa ada napi inisial N.W diamankan Polres Minahasa bersama dengan tersangka lain, saat penangkapan peredaran obat terlarang jenis Trihexypenidyl, dikatakan Kalapas Tondano itu adalah informasi yang Tidak benar.

“Menurutnya hal tersebut sudah di koordinasikan dengan Sat Narkoba Polres Minahasa, kata Kalapas Tondano Yulius Paath, Sabtu (21/1/2023).

“Bahkan untuk mendukung upaya Polisi untuk mengusut kasus ini, kami juga mengizinkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Polres Minahasa untuk melakukan pendalaman dan pengembangan terkait adanya informasi tentang dugaan keterlibatan yang melibatkan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tondano, “tuturnya.

Lanjut dijelaskan Kalapas, dugaan keterlibatan napi an. NW, itu bermula atas pengakuan tersangka lain (masyarakat) yang ditangkap oleh Polres Minahasa.

“Dimana pada saat diamankan, tersangka tersebut kepada Polisi mengatakan bahwa obat tersebut diperoleh melalui akun media sosial dengan gambar dan nama napi an. NW. yang mengarahkan tersangka tersebut untuk mengambil obat pesanan melalui jasa pengiriman JNE.

Berdasarkan dari informasi itulah kemudian, pihak Polres Minahasa bekerja sama untuk menelusuri dan mencari kebenaran akun atas nama napi NW tersebut melalui pemeriksaan dan penggeledahan barang di dalam Lapas, hingga selesai pemeriksaan napi an. NW tidak mengakui keterlibatannya serta tidak mengakui bahwa akun tersebut miliknya.” Ungkap Kalapas Tondano.

“Saat ini pihak Polres Minahasa melalui kasat narkoba sudah menyampaikan melalui Press release, bahwa terhadap  napi an. NW status atau keterlibatannya dalam kasus tersebut, itu masih bersifat pendalaman dan pengembangan, “jadi belum menyatakan ada keterlibatan, napi an. NW.

“Kami juga tegaskan, untuk melawan Narkoba Pada prinsipnya Lapas Kelas IIB Tondano mendukung dan bersinergi dengan Polres Minahasa dalam setiap proses penegakan hukum di Kabupaten Minahasa, timpal Kalapas Tondano. (**/arp)

Artikel ini telah dibaca 218 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Paulus Henuk Bersama Dirjen KKP Dan Perwakilan PLN Pertamina Patra Niaga Energi, Garam, dan Harapan dari Timur

2 April 2026 - 07:59 WITA

Daftar 10 Lokasi dengan Status Waspada Tsunami Akibat Gempa M7,6 Sulut

2 April 2026 - 07:53 WITA

Usman Husin Dorong Perhutanan Sosial NTT Sebagai Motor Perekonomian Masyarakat

1 April 2026 - 17:49 WITA

Temui Warga Rumoong, MEP Terima Aspirasi Soal Pembangunan

1 April 2026 - 16:16 WITA

Di Balik Jubah Pdt. David Selan Di duga ada perbuatan melawan hukum Dengan Salah satu Pengerja

31 Maret 2026 - 12:07 WITA

DIDUGA WM STAF PUSKESMAS OELE HINA TETANGGA, DILAPORKAN KE POLSEK ROTE SELATAN

30 Maret 2026 - 19:48 WITA

Trending di Hukrim