Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bitung · 9 Des 2025 23:16 WITA ·

Balai Geologi Paparkan Empat Potensi Bencana yang Mengintai Bitung, Pemkot Perkuat Mitigasi  


Plt Kadis Kominfo Bitung, Altin Tumengkol menyampaikan komitmen untuk terus mensosialisasikan kesiapan bencana kepada masyarakat dalam Kegiatan sosialisasi mitigasi bencana di Kota Bitung Perbesar

Plt Kadis Kominfo Bitung, Altin Tumengkol menyampaikan komitmen untuk terus mensosialisasikan kesiapan bencana kepada masyarakat dalam Kegiatan sosialisasi mitigasi bencana di Kota Bitung

Bitung, Sulutnews.com — Kota Bitung  menjadi pusat perhatian dalam upaya mitigasi bencana di Sulawesi Utara.

Dalam kegiatan Sosialisasi Bencana Geologi yang digelar Balai Pemantau Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Wilayah Sulawesi dan Maluku, Selasa (9/12) di Fave Hotel Bitung, terungkap bahwa wilayah ini dikurung oleh empat matra potensi bencana yang berbahaya.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Balai Pemantau Gunung Api dan Mitigasi Bencana, Gerakan Tanah Wilayah Sulawesi dan Maluku, Debby Rumambi.

Dalam sambutannya, Rumambi menegaskan bahwa Kota Bitung berada pada posisi rawan bencana yang harus diwaspadai secara serius.

“Kita pahami jika Kota Bitung dikurung oleh empat potensi bencana yang berbahaya seperti erupsi Gunung Berapi Tangkoko, gerakan tanah di Pintu Kota Lembeh, begitu juga ancaman tsunami serta gempa bumi. Hal inilah yang membuat kami melakukan sosialisasi di Bitung,” ujar Rumambi.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi sebanyak empat kali di beberapa daerah di Sulawesi Utara pada tahun 2025.

“Bahayanya wilayah Sulawesi Utara membuat kami harus melakukan sosialisasi di beberapa kabupaten seperti Minahasa, Minahasa Tenggara, Tomohon, dan yang terakhir Kota Bitung,” jelasnya.

Sementara itu, Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia DR. Drs. Jefri Wowiling yang membawakan sambutan Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini di Kota Bitung.

“Pak Wali Kota sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena Bitung adalah wilayah strategis yang memiliki tantangan aktivitas gunung api, rawan gelombang tinggi, dan abrasi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wowiling menegaskan bahwa program balai memiliki nilai strategis karena membuka ruang pemahaman mitigasi bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Kegiatan ini penting untuk memperkuat sistem mitigasi, apalagi Bitung merupakan kawasan pesisir, kawasan industri, sekaligus jalur logistik di Sulawesi Utara.

Tentu ini menuntut kesiapan yang tinggi dalam menghadapi potensi bencana,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Bitung akan terus berupaya menjalin kerja sama dan sinergi dengan balai untuk memastikan informasi dan edukasi kebencanaan sampai kepada masyarakat.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kominfo Bitung, Altin Tumengkol, SIP, MSi, yang turut menjadi peserta sosialisasi, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mensosialisasikan kesiapsiagaan bencana kepada warga.

“Ini sebenarnya bukan hanya tugas kami di Kominfo, namun kami akan terus berusaha mensosialisasikan hal ini sampai ke masyarakat agar warga Bitung tahu apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana,” tandas Altin Tumengkol.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,036 kali

Baca Lainnya

‎DanSatrol Bitung Marvill Frits Pimpin Evakuasi Korban Kebakaran KM Anaiah

27 Maret 2026 - 13:21 WITA

Kuota Menipis, PELNI Imbau Masyarakat Segera Manfaatkan Diskon Tiket

20 Maret 2026 - 16:07 WITA

Berikut Rute Laut Terpadat Puncak Arus Mudik 2026 

20 Maret 2026 - 15:58 WITA

Petani Ditemukan Meninggal di Kebun Duasudara

19 Maret 2026 - 16:16 WITA

Pemeriksaan Keimigrasian Immigration on Ship (IOS) pada Kapal Pesiar RMS Queen Mary 2 di Pelabuhan Bitung

17 Maret 2026 - 22:59 WITA

Lonjakan Penumpang Kapal Laut Jelang Lebaran, KM Sinabung Berangkat dari Bitung dengan 3.025 Orang

16 Maret 2026 - 13:52 WITA

Trending di Bitung