Sulutnews.com Bengkulu Selatan – Lusi Wijaya M.Pd selaku kepala dinas pendidikan kabupaten Bengkulu Selatan menjelaskan pentingnya integritas guru sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta berkualitas.
Sangat di harapkan Integritas guru harus lebih dari sekedar menguasai materi pelajaran, karena guru adalah panutan yang akan di contoh oleh para siswanya oleh sebab itu karakter siswa bergantung dengan integritas guru.
Pernyataan itu di sampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya, M.Pd. yang menekankan bahwa guru harus menjadi sosok yang dapat dipercaya dan ditiru oleh peserta didik.
“Guru adalah figur yang dilihat, didengar, dan ditiru siswa setiap hari. Oleh karena itu, integritas dalam sikap, ucapan, dan tindakan adalah kewajiban mutlak,” ujarnya.
Menurut Lusi, guru profesional tidak hanya hadir tepat waktu dan mempersiapkan perangkat pembelajaran seperti Rencana Pelaksanaan belajar mengajar namun guru juga harus bersikap objektif dan adil dalam penilaian tanpa praktik pungutan liar maupun diskriminasi.
Pendidikan yang maju sangat bergantung dengan bagaimana guru menerapkan ilmu, sikap yang baik dengan anak didik, ungkap Lusi.
Selain itu, guru juga memiliki tanggung jawab menjaga etika dan kerahasiaan yang berkaitan dengan sekolah dan negara, dengan bersikap bijak dalam menyampaikan informasi di lingkungan sekolah maupun publik.
Sebagai bentuk komitmen, Disdikbud Bengkulu Selatan terus melakukan pengawasan dan pembinaan guru dengan pendekatan persuasif dan edukatif.
Langkah ini bertujuan mendukung pengembangan profesionalisme guru agar dapat menjalankan tugasnya dengan optimal.
“Pembinaan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk menguatkan dan membangun suasana kerja positif antara guru dan pemerintah daerah, karena dengan cara tersebut mudah mudahan pendidikan di Bengkulu Selatan akan lebih maju lagi kedepan dan mengeluarkan anak didik yang berprestasi dan berkwalitas yang nantinya dapat bersaing di kanca yang lebih tinggi” tutupLusi. (JN)





