Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 21 Jul 2024 22:33 WITA ·

Apakah Leonard Haning Masih Terlalu Kuat untuk Sekadar Kejaksaan?


Foto : Tangkapan Layar Akun Facebook milik Joni Ledoh II di grup Facebook Perbesar

Foto : Tangkapan Layar Akun Facebook milik Joni Ledoh II di grup Facebook "Anak Rote Anti Korupsi"

Rote Ndao, Sulutnews.com – Akun Facebook milik Joni Ledoh II di grup Facebook “Anak Rote Anti Korupsi” mempertanyakan perkembangan kasus hukum Leonard Haning, yang disambut dengan berbagai komentar dari warganet.

Kasus tanah Oehandi merupakan rematch antara Leonard Haning dan Kejaksaan. Dalam pertandingan pertama terkait tanah Ne’e, Kejaksaan Negeri dipecundangi Leonard Haning dengan gugurnya status tersangka di praperadilan pada tahun 2014.

Kasus tanah Oehandi diendus Kejaksaan Tinggi dengan aroma korupsi. Kondisi kasus ini berbeda karena transaksi melibatkan langsung Leonard Haning sebagai penjual tanah dan Leonard Haning sebagai pembeli tanah, yaitu Bupati Rote Ndao. Nilai tanah yang fantastis sebesar Rp 7,4 miliar dibanding harga pasar tanah sekitar, masuk dalam radar Kejati.

Sepertinya Kejaksaan memiliki kans besar untuk membalas kekalahan dalam pertandingan ulang ini, namun publik pesimis. Mereka yakin Leonard Haning masih terlalu kuat untuk sekadar Kejaksaan. Sepertinya kita perlu KPK turun tangan.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar tentang integritas dan efektivitas lembaga penegak hukum di Indonesia. Jika Kejaksaan tidak mampu menuntaskan kasus ini, apakah KPK menjadi solusi yang dibutuhkan? Publik menanti langkah tegas untuk memastikan keadilan ditegakkan dan korupsi diberantas sampai ke akar-akarnya.(Robby Dance)

Artikel ini telah dibaca 1,435 kali

Baca Lainnya

Usman Husin: Pembatasan Pukul Rata di Labuan Bajo Dinilai Tidak Adaptif dan Berisiko

11 Maret 2026 - 05:29 WITA

Saleh Husin: Tokoh Rote yang Jadi Menteri Perindustrian Era Presiden Jokowi

11 Maret 2026 - 05:18 WITA

Mantan Kades Oelunggu Dilaporkan Istri karena Berselingkuh, Kasus Saling Lapor

11 Maret 2026 - 04:57 WITA

Peringatan Dini Cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Wilayah Nusa Tenggara Timur, tanggal 10 Maret 2026

10 Maret 2026 - 23:36 WITA

RATUSAN EKOR IKAN PAUS PILOT TERDAMPAR, 20 EKOR MENINGGAL DI PANTAI MBADOKAI DESA FUAFUNI

10 Maret 2026 - 22:37 WITA

RATUSAN EKOR IKAN PAUS PILOT TERDAMPAR, 20 EKOR MENINGGAL DI PANTAI MBADOKAI DESA FUAFUNI

10 Maret 2026 - 22:02 WITA

Trending di NTT