Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

News · 6 Apr 2026 15:38 WITA ·

Antimateri, Zat Termahal di Dunia: 1 Gram Bisa Bernilai 1000 Triliun


Antimateri, Zat Termahal di Dunia: 1 Gram Bisa Bernilai 1000 Triliun Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Antimateri dikenal sebagai zat paling mahal di dunia, dengan nilai yang bisa mencapai sekitar 1000 triliun rupiah per gram. Zat ini bukan benda biasa, melainkan hasil penelitian ilmiah tingkat tinggi yang hingga kini masih terus dikembangkan.

Antimateri adalah kebalikan dari materi biasa. Konsep ini pertama kali ditemukan oleh ilmuwan asal Inggris, Paul Dirac pada tahun 1928. Ia menjelaskan bahwa setiap partikel memiliki pasangan dengan muatan berlawanan, yang disebut antimateri.

Cara Kerja Antimateri, keunikan antimateri terjadi saat bertemu materi biasa. Keduanya akan langsung musnah dan berubah menjadi energi sesuai rumus E=mc², artinya, sedikit antimateri saja bisa menghasilkan energi yang sangat besar.

Saat ini, antimateri dibuat di fasilitas penelitian seperti CERN yang berada di perbatasan Swiss dan Prancis, diproduksi di Laboratorium khusus.

Di sana, ilmuwan menggunakan alat bernama pemercepat partikel untuk menghasilkan antimateri dalam jumlah yang sangat kecil.

Kegunaan Antimateri bagi kehidupan, walaupun mahal dan sulit dibuat, antimateri sudah memberikan manfaat nyata bagi manusia, antara lain:

  1. Dunia medis, digunakan dalam teknologi PET scan untuk membantu mendeteksi kanker dan penyakit dalam tubuh.
  2. Penelitian ilmiah untuk membantu memahami asal-usul alam semesta
  3. Energi masa depan (masih penelitian) Berpotensi menjadi sumber energi yang sangat efisien

Selain itu Antimateri memiliki dampak negatif dan resikonya, antimateri juga memiliki potensi bahaya besar:

  1. Energi sangat dahsyat. Jika tidak terkendali, bisa menghasilkan ledakan besar bahkan lebih kuat dari Bom Hiroshima
  2. Sulit disimpan. Harus disimpan dalam kondisi khusus (vakum dan medan magnet), jika tidak zat ini langsung berubah jadi energi
  3. Potensi penyalahgunaan. Secara teori bisa digunakan sebagai senjata, meskipun saat ini belum memungkinkan secara teknologi
  4. Biaya sangat mahal. Produksi antimateri membutuhkan biaya dan energi yang sangat besar

Jadi Antimateri adalah Zat paling mahal di dunia, ditemukan oleh Paul Dirac ilmuwan asal Inggris memenangkan Hadiah Nobel Fisika tahun 1933, ia menjelaskan Antimateri memiliki energi luar biasa besar juga memiliki banyak manfaat, namun menyimpan risiko tinggi sehingga penggunaannya masih terbatas pada penelitian dan bidang medis. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 964 kali

Baca Lainnya

Wabup Bulahari Tinjau Kesiapan Kejuaraan Tinju Bupati Cup 2026

6 April 2026 - 17:35 WITA

Debat Pandangan Ammy Amelia Plt Bupati Cilacap: Haruskah KPK Memberi Peringatan Sebelum Melakukan OTT?

4 April 2026 - 08:18 WITA

Bupati Paulus Henuk Bersama Dirjen KKP Dan Perwakilan PLN Pertamina Patra Niaga Energi, Garam, dan Harapan dari Timur

2 April 2026 - 07:59 WITA

Usman Husin Dorong Perhutanan Sosial NTT Sebagai Motor Perekonomian Masyarakat

1 April 2026 - 17:49 WITA

Di Balik Jubah Pdt. David Selan Di duga ada perbuatan melawan hukum Dengan Salah satu Pengerja

31 Maret 2026 - 12:07 WITA

dr Benly Pantas Sandang Dokter Teladan Jadi Dokter Favorit Masyarakat Tatoareng Sangihe

30 Maret 2026 - 20:03 WITA

Trending di Sangihe