Manado,Sulutnews.com – Angin puting beliung menerjang daerah padat penduduk di Kawasan Mahakeret Timur Kota Manado, Profinsi Sulawesi Utara pada Kamis (7/8) pukul 13.00 WITA mengakibatkan warga berlarian mencari perlindungan ke tempat yang aman.
Dalam kejadian ini dilaporkan tidak ada korban jiwa, namun ada sebanyak 42 rumah porak poranda dan ratusan warga mengungsi.
Warga di Mahakaeret Timur sebelumnya merasakan hujan deras yang singkat, kemudian angin sangat kencang terjadi dan berputar-putar dari permukaan tanah setinggi 20 meter, selanjutnya mereka melihat pula angin itu menerjang rumah-rumah dan sontak atap seng berterbangan dijalan menyisakan rangkanya saja.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus berkenan menegunjungi lokasi kejadian untuk memberikan bantuan makanan serta sembako kepada korban jiwa dalam kejadian bencana alam tersebut.
Gubernur Yulius Selvanus,SE mengatakan bahwa pihaknya turun langsung ke lokasi kejadian, dan memberikan secara langsung bantuan berupa makanan cepat saji, beras, kasur matras, minuman kemasan dan lainnya.
“Atas nama pemerintah saya turun ke lokasi dan berkenan memberikan bantuan berupa makan dan sembilan bahan pokok beras,” kata Yulius Selvanus,SE kepada media.
Selanjutnya belum ada data riil berapa jumlah keluarga yang terdampak dan yang mengungsi ke rumah kerabatnya. Namun demikian sesuai dengan informasi darinkelurahan Mahakeret ada 40 kepala keluarga yang berhasil diungaikan akibat adanya dampak pusaran angin puting beliung tersebut.
Sampai dengan berita ini diturunkan dari pihak Pemkot Manado belum memberikan keterangan yang resmi mengenai korban angin puting beliung yang terjadi di daerah itu. (*/Yayuk)





