Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Bitung · 28 Sep 2025 23:49 WITA ·

BGN Gelar Pelatihan Penjamah Makanan, Dinkes Bitung Paparkan Pentingnya Sertifikasi Higienitas


BGN Gelar Pelatihan Penjamah Makanan, Dinkes Bitung Paparkan Pentingnya Sertifikasi Higienitas Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Pelatihan Penjamah Makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bitung, Minggu (28/09/25).

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas serta keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelatihan ini mengajarkan para penjamah makanan tentang higiene, sanitasi, dan prinsip keamanan pangan.

Hadir sebagai pemberi materi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung, dr. Piter Lumingkewas, memaparkan pentingnya aspek higienitas dalam setiap proses penyajian pangan.

Mulai dari relawan, pemilihan bahan mentah, hingga produk pangan siap saji, menurutnya harus memenuhi standar kebersihan yang ketat.

“Ke depan, kami berharap mulai dari owner hingga relawan di SPPG memiliki sertifikasi di bidang masing-masing. Hal ini demi mendukung proses administrasi hingga jaminan keamanan dari produk MBG(makanan bergizi gratis),” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan tercapainya sertifikasi bagi seluruh pengelola SPPG, maka keamanan pangan akan lebih terjamin.

Bahkan, pihaknya telah menyiapkan program pelatihan khusus berdurasi satu hari bagi relawan SPPG dengan enam materi, yang mencakup semua lini, mulai dari pengelola hingga petugas distribusi.

“Higienitas itu bukan tugas satu orang, namun tanggung jawab seluruh tim. Ini bukan hanya menerapkan kebersihan di lingkungan sendiri, tapi juga berlaku bagi seluruh Kota Bitung,” tegasnya menutup materi.

Usai pemaparan, dalam sesi wawancara, dr. Lumingkewas menyebut bahwa peran strategis Dinas Kesehatan Kota Bitung dalam program Makanan Bergizi (MBG) adalah pengawasan, terutama dari sisi keamanan pangan.

“Paling pokok dari Dinas Kesehatan Kota Bitung adalah pengawasan dan terutama jaminan keamanan pangan. Untuk itu, kami mengajak para relawan agar memiliki sertifikat higienitas dan sanitasi, dan hal ini sifatnya wajib,” katanya.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan arahan Kantor Staf Kepresidenan (KSP) yang telah merilis kewajiban sertifikasi tersebut, serta instruksi langsung dari Kementerian Kesehatan.

“Ini juga salah satu jaminan bahwa owner maupun pengelola SPPG tahu cara pengelolaan secara keseluruhan bagi perusahaannya,” tambahnya.

Selain itu, ia menambahkan, setiap bahan makanan yang digunakan dalam pengolahan di SPPG juga akan melalui uji laboratorium dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, sehingga kualitas dan keamanan tetap terjaga.

Langkah ini diharapkan mampu mencegah risiko keracunan, memastikan makanan tetap berkualitas, sekaligus meningkatkan literasi gizi dalam mendukung program MBG.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,109 kali

Baca Lainnya

509 Prajurit Tamtama TNI AD Resmi Dilantik di Bitung

5 Februari 2026 - 01:35 WITA

Delegasi PWI Sulut Hadir di Retret HPN 2026

4 Februari 2026 - 08:51 WITA

PT SKL/SKS Klarifikasi Isu BBM Subsidi: Solar yang Dimuat di Bitung Berasal dari AKR Corporindo

3 Februari 2026 - 15:24 WITA

Dorong Kenyamanan Pelayanan dan Kinerja, Bapelkum Bitung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis 

3 Februari 2026 - 15:06 WITA

Keselamatan Pengendara Jadi Fokus Operasi Keselamatan Samrat 2026 di Bitung

2 Februari 2026 - 13:26 WITA

Polisi Pastikan Pesta Adat Tulude 2026 di Bitung Aman

30 Januari 2026 - 21:00 WITA

Trending di Bitung
error: Content is protected !!