Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sangihe · 15 Sep 2025 10:25 WITA ·

Harga Beras Premium Melonjak, Pemkab Sangihe Gelar Pasar Murah dengan Beras SPHP


Foto Ilustrasi Beras Mahal Perbesar

Foto Ilustrasi Beras Mahal

Tahuna,Sulutnews.com — Lonjakan harga beras premium kembali menghantui masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kenaikan ini dirasakan cukup signifikan, terutama di wilayah kepulauan seperti Pulau Kahakitang. Jika sebelumnya harga beras 14 kilogram berada di kisaran Rp220 ribu, kini melonjak hingga Rp240 ribuan.

Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin terbebani, mengingat beras adalah kebutuhan pokok utama. Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Polres Kepulauan Sangihe pun bergerak cepat dengan menggencarkan pasar murah melalui program Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

Meski langkah ini disambut baik, sebagian warga masih mengeluhkan kualitas beras SPHP yang dianggap belum sebanding dengan beras premium di pasaran.

Asisten II Pemkab Sangihe, Gery Londo, menegaskan bahwa persoalan kenaikan harga beras bukan hanya terjadi di Sangihe, melainkan masalah nasional yang terus menjadi perhatian pemerintah.

“Kondisi kenaikan harga beras merupakan persoalan nasional. Pemerintah berupaya menjaga ketersediaan pasokan dan menekan harga, salah satunya melalui program SPHP yang juga dilaksanakan di Sangihe,” ujar Gery Londo.

Untuk memastikan distribusi beras berjalan lancar hingga wilayah kepulauan, Pemkab Sangihe juga melaksanakan operasi pasar rutin, khususnya di Pulau Tatoareng. Setiap hari Rabu dan Sabtu, pasar murah digelar di area Pelabuhan Towoe, titik keberangkatan kapal menuju Tatoareng.

Masyarakat berharap langkah pemerintah ini tidak hanya mampu menstabilkan harga beras, tetapi juga meningkatkan kualitas beras SPHP agar benar-benar bisa menjadi alternatif dari beras premium yang harganya kian melambung. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,043 kali

Baca Lainnya

622 Unit RTLH “Oleh-oleh” Menteri Ara Untuk Sangihe, Thungari Sampaikan Terima Kasih

10 April 2026 - 15:40 WITA

Komisi II DPRD dan Kominfo Sangihe Perkuat Mitigasi Dampak Perbaikan Palapa Ring Tengah

9 April 2026 - 18:03 WITA

Konektivitas Sangihe–Sitaro Dijaga, Perbaikan Palapa Ring Disertai Mitigasi Ketat

8 April 2026 - 20:41 WITA

Dari Ibadah Syukur hingga Pengobatan Gratis, Wabup Sangihe Hadirkan Pelayanan Nyata di Kahakitang

8 April 2026 - 14:13 WITA

Wabup Tendris Bulahari “Warning” ASN Sangihe: Fleksibel Boleh, Tapi Kerja Maksimal

7 April 2026 - 13:32 WITA

Ungke Sangihe Bawa Perubahan di Tubuh Polri: Integritas Tanpa Kompromi Irjen Pol (Purn) Ursinus Elias Medellu

6 April 2026 - 23:58 WITA

Trending di Sangihe