Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sangihe · 15 Sep 2025 10:25 WITA ·

Harga Beras Premium Melonjak, Pemkab Sangihe Gelar Pasar Murah dengan Beras SPHP


Foto Ilustrasi Beras Mahal Perbesar

Foto Ilustrasi Beras Mahal

Tahuna,Sulutnews.com — Lonjakan harga beras premium kembali menghantui masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kenaikan ini dirasakan cukup signifikan, terutama di wilayah kepulauan seperti Pulau Kahakitang. Jika sebelumnya harga beras 14 kilogram berada di kisaran Rp220 ribu, kini melonjak hingga Rp240 ribuan.

Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin terbebani, mengingat beras adalah kebutuhan pokok utama. Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Polres Kepulauan Sangihe pun bergerak cepat dengan menggencarkan pasar murah melalui program Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

Meski langkah ini disambut baik, sebagian warga masih mengeluhkan kualitas beras SPHP yang dianggap belum sebanding dengan beras premium di pasaran.

Asisten II Pemkab Sangihe, Gery Londo, menegaskan bahwa persoalan kenaikan harga beras bukan hanya terjadi di Sangihe, melainkan masalah nasional yang terus menjadi perhatian pemerintah.

“Kondisi kenaikan harga beras merupakan persoalan nasional. Pemerintah berupaya menjaga ketersediaan pasokan dan menekan harga, salah satunya melalui program SPHP yang juga dilaksanakan di Sangihe,” ujar Gery Londo.

Untuk memastikan distribusi beras berjalan lancar hingga wilayah kepulauan, Pemkab Sangihe juga melaksanakan operasi pasar rutin, khususnya di Pulau Tatoareng. Setiap hari Rabu dan Sabtu, pasar murah digelar di area Pelabuhan Towoe, titik keberangkatan kapal menuju Tatoareng.

Masyarakat berharap langkah pemerintah ini tidak hanya mampu menstabilkan harga beras, tetapi juga meningkatkan kualitas beras SPHP agar benar-benar bisa menjadi alternatif dari beras premium yang harganya kian melambung. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,043 kali

Baca Lainnya

Menjamin Kepastian dan Akuntabilitas Dana Bagi Hasil

31 Juli 2026 - 20:27 WITA

Perbaikan Kabel Laut Palapa Ring Dimulai, Tiga Kabupaten Kepulauan Berpotensi Alami Gangguan Internet 10–12 Hari

30 Juli 2026 - 14:15 WITA

Jelang HUT RI Ke-81, Bupati Thungari Desak Pemerintah Hadirkan Solusi Atasi Krisis Jaringan di Perbatasan

28 Juli 2026 - 23:03 WITA

Siap-siap 12 Hari Internet dan Jaringan Telekomunikasi Terganggu

23 Juli 2026 - 19:11 WITA

Bupati Sangihe Buka Bimtek Pembelajaran Mendalam, Perkuat Peningkatan Mutu Pendidikan

22 Juli 2026 - 23:59 WITA

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir dan Longsor di Sangihe, Warga Diminta Mengungsi ke Lokasi Aman

22 Juli 2026 - 21:52 WITA

Trending di Sangihe