Sitaro.sulutnews.com – Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, secara resmi mengukuhkan 32 siswa dan siswi dari berbagai SMA/SMK di Sitaro sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Mereka akan bertugas pada upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, yang akan digelar pada 17 Agustus 2025 di Lapangan Batahi, Ondong.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Auditorium Kantor Bupati pada Jumat malam, 15/08/2025. Hadir dalam acara ini jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, serta orang tua para anggota Paskibraka.
Dalam sambutannya, Kalangit menyampaikan rasa bangga dan harapan besar kepada para putra-putri terbaik Sitaro ini.
“Selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang baru saja dikukuhkan. Tugas kalian bukan hanya mengibarkan bendera, tetapi juga membawa nama baik daerah. Semoga Tuhan selalu memberi kelancaran dan keberhasilan,” ucapnya.
Momen Haru dan Khidmat
Suasana penuh haru terasa ketika para anggota Paskibraka mencium bendera Merah Putih. Tradisi ini menjadi tanda penghormatan dan pengabdian kepada bangsa.
Para orang tua pun diberi kesempatan khusus untuk memasangkan atribut Paskibraka kepada anak-anak mereka. Momen ini adalah bentuk doa dan restu keluarga agar anak-anak siap menjalankan amanah pada upacara 17 Agustus mendatang.
Latihan Intensif Sejak Awal Agustus
Sebelum dikukuhkan, ke-32 pelajar ini telah mengikuti pemusatan latihan intensif yang dimulai sejak awal Agustus 2025. Pelatihan melibatkan Pemda Sitaro, instruktur dari TNI-Polri dan difokuskan pada kedisiplinan, kekompakan, serta ketahanan fisik.
Kepala Kesbangpol, Gandawari Mulalinda, menjelaskan meski terdapat keterbatasan anggaran, latihan tetap berjalan baik.
“Penyesuaian anggaran kami lakukan tanpa mengurangi hak para anggota Paskibraka. Mulai dari kesehatan, penyediaan tenaga medis, konsumsi bergizi, hingga tempat tinggal sementara semuanya diperhatikan,” ungkap Mulalinda.
Kebanggaan Keluarga dan Daerah
Salah satu anggota Paskibraka, Greyvi Marsya Kalebos (16), siswi SMA Negeri 1 Siau Timur, mengaku terharu dan bangga bisa terpilih.
“Ini adalah kebanggaan sekaligus kebahagiaan bagi saya, karena bisa mewujudkan cita-cita sejak SMP untuk menjadi Paskibraka. Terlebih lagi, saya bisa membuat orang tua bangga,” tuturnya
Paskibraka sendiri merupakan tradisi nasional yang dimulai sejak 1946 oleh Presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Di tingkat daerah seperti Sitaro, anggota Paskibraka diseleksi ketat setiap tahun dari sekolah-sekolah, dan hanya mereka yang memiliki prestasi akademik, kedisiplinan, serta kondisi fisik prima yang bisa lolos.
Menyongsong HUT ke-80 RI
Upacara pengibaran bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang diperkirakan akan dihadiri berbagai elemen masyarakat Sitaro. Peringatan HUT ke-80 RI di Batahi, Ondong, juga akan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan, salah satunya, aksi polisi cilik yang akan menampilkan aksi budaya.





