Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Banten · 9 Agu 2025 23:20 WITA ·

Kontroversi Renovasi Rumah Dinas Bupati Lebak di Tengah Kemiskinan Masyarakat


Kontroversi Renovasi Rumah Dinas Bupati Lebak di Tengah Kemiskinan Masyarakat Perbesar

Lebak,Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, menganggarkan Rp2,1 miliar untuk renovasi rumah dinas bupati yang merupakan bangunan cagar budaya peninggalan era kolonial Belanda.

Namun, kebijakan ini menuai pertanyaan dari elemen masyarakat, terutama di tengah masih banyaknya warga miskin yang tinggal di gubuk reyot dan kekurangan gizi.

Ifan Febriyanto, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat LSM – GPBB (Gerakan Pemuda Banten Bersatu), menyatakan bahwa bupati Lebak harus lebih bijak dalam mengambil keputusan demi kesejahteraan masyarakat.

“Lebih penting rumah dinas apa rumah masyarakat yang harus di Renovasi,” kata Ifan ketika dihubungi oleh wartawan, Sabtu (9/8/2025).

Ia menyoroti bahwa masih banyak jalan rusak yang memerlukan perawatan, seperti di jalan raya Lewidamar.

Ifan juga menekankan bahwa anggaran Rp2,1 miliar bisa digunakan untuk merenovasi ribuan rumah warga tidak layak huni di pelosok wilayah Lebak.

“Tolong prioritaskan kebutuhan Masyarakat Lebak, jangan mencari kenyamanan dari selimut masyarakat,” ungkap Ifan.

Pemerintah Kabupaten Lebak berdalih bahwa renovasi harus segera dilakukan karena kondisi bangunan yang mulai lapuk.

Namun, pernyataan Ifan menjadi catatan penting bagi bupati Lebak untuk mempertimbangkan prioritas kebutuhan masyarakat.(Abdul)

Artikel ini telah dibaca 1,005 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Kisah Anak SD yang Tiada di Nusa Tenggara Timur: Buku dan Bolpoin Bisa Dibeli Hari Ini, Tapi Nyawa Hilang Selamanya

6 Februari 2026 - 07:54 WITA

Ketum Akhmad Munir : PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi, Siap Gelar HPN 2026 Banten

2 Februari 2026 - 23:11 WITA

DANDIM 1627/ROTE NDAO HADIRI RAKORNAS PUSAT-DAERAH TAHUN 2026

2 Februari 2026 - 23:11 WITA

Hanya Tuhan Yang Tau Kasus MBG di Ba’a: Anak-anak Tak Dapat Makan sudah Lima Bulan, Anggaran Ada – Perlu Klarifikasi dari Pengelola Dapur Metina

27 Januari 2026 - 08:08 WITA

Trending di Adat Budaya
error: Content is protected !!