Bengkulu Selatan,Sulutnews.com – Tidak dipungkiri masih banyak Kepala Desa yang arif dan bijaksana di pelosok negeri, yang melayani dan memperhatikan masyarakat desanya, apalagi masalah bantuan tentu saja Kepala Desa yang baik dan benar akan mendahulukan kepentingan masyarakat dari pada kepentingan pribadinya.
Tidak demikian yang dialami masyarakat di Desa Keban Jati Kecamatan Air Nipis, yang sangat memerlukan bantuan pembangunan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK).

Menurut informasi yang media ini peroleh dari Balai prasarana permukiman wilayah Bengkulu(BPPW Bengkulu), Desa Keban Jati Kecamatan Air Nipis mendapatkan pembangunan sekitar 31 unit mck/31 Daftar calon penerima manfaat (DCPM), berdasarkan atas nama masyarakat yang punya Rumah.
Ketika wartawan meminta tanggapan dari BPPW Bengkulu terkait tiga diantara dari jumlah pembangun MCK yang berdiri kokoh terletak, menurut warga Desa keban jati di sawah pak kades dan persisnya dibelakang pondok/Dangau pak kades.
“Di rumahnya Pak Kades tepatnya belakang rumah dan satunya lagi di tempat Kandang Sapi milik pak Kades Keban Jati” ujar salah satu warga.
Pihak BPPW baru tau itu, dan pihak BPPW menerima DCPM dari PUPR Kabupaten Bengkulu Selatan.
Suara masyarakat tentu saja suara yang harus di dengar oleh pihak pihak yang berwenang, dikarenakan terkait penempatan ketiga MCK itu mendapatkan kritikan dari masyarakat keban jati kecamatan Air nipis.(Dinaro)





