MANADO,Sulutnews.com – Pelaksanaan masa reses 1 Anggota DPRD Sulut yang mulai digelar 17 hingga 22 Maret 2025, menemukan fakta yang menunjukan kurangnya perhatian dari pemerintah provinsi terhadap sektor Kesejahtraan sosial. Ini terungkap saat Anggota DPRD Sulut Louis Schramm menyerap aspirasi di Panti Penyantun Lanjut Usia terlantar Senja Cerah dibawa binaan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara, mendapati kondisi bangunan yang menampung sedikitnya 50 orang lanjut usia terlantar dalam kondisi memprihatinkan.

Ketua Fraksi Partai Gerindra Louis Schramm saat berdialog dengan Lansia asal Jawa Atimur
“Ini sangat memprihatinkan terutama sarana dan prasaran panti jadi pemerintah provinsi harus memperhatikan karena disini ditempati oleh sekitar 50 lansia terlantar, yang sudah berusia di atas 60 tahun bahkan sudah ada yang berusia 90 tahun,” tegas Louis kepada wartawan usai menggelar kunjungan ke wisma tempat tinggal para lansia. Senin (17/3/2025) siang.

Bersama Kepala Balai dan Lansia di lokasi Wisma
Bahkan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulut ini menyumbangkan puluhan Mesin Cuci dan pakaian dalam bagi lansia terlantar yang terdiri dari 24 lansia perempuan dan 26 lansia laki-laki.
Dengan pelaksanaan reses Anggota DPRD Sulut dari Partai Gerindra tersebut Kepala Balai Lusye M Budiman menyampaikan apresiasi karena telah memperhatikan keberadaan Wisma bahkan telah memberikan sumbangan bagi penghuninWisma.”Kami sebagai penanggungjawab berterima kasih karena telah mendapatkan perhatian dari anggota DPRD Sulut, dan berharap aspirasi yang sudah diserap terutama permintaan rehab bangunan wisma bisa cepat terealisasi,” ungkap Lusye.
Dalam kaitan pelaksanaan masa reses 1 oleh Anggota DPRD Sulut ada banyak aspirasi yang bakal diserap dan berharap itu bisa direalisasikan tidak hanya dari dapil Kota Manado, tetapi juga aspirasi dari kabupaten Kota yang lain di Provinsi Sulawesi Utara.(josh tinungki)





