Sitaro.sulutnews.com | Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus mengakselerasi transformasi ekonomi daerah dengan menghadirkan Sentra Oleh-Oleh “Sitaro Masadada”. Program ini menjadi salah satu prioritas dalam rencana 100 hari kerja Bupati Chyntia I. Kalangit dan Wakil Bupati Heronimus Makainas.
Kepala Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sitaro, Ronald N. Pakasi saat mendampingi Bupati dan Wakil Bupati dalam pemaparannya kepada seluruh Kepala OPD dan Camat se-Sitaro saat kegiatan Orientasi Awal RPJMD 2025 – 2029 dan Launching Action Plan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati di Gedung Auditorium Pemkab Sitaro mengatakan, Sebagai langkah awal, Disperindagnaker Sitaro menggelar audiensi dengan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) aktif pada Selasa, 11 Maret 2025 di Kedai Mahoro Ulu Siau. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas persiapan pembukaan sentra oleh-oleh yang akan menjadi pusat pemasaran produk lokal khas Sitaro.

“Strategi pemasaran produk juga menjadi perhatian utama. Disperindagnaker bersama Dinas Kominfo Sitaro akan mengoptimalkan promosi melalui media sosial, dengan melibatkan influencer lokal guna meningkatkan daya tarik dan jangkauan pemasaran produk unggulan Sitaro. Program ini mulai berjalan pada Selasa, 11 Maret 2025,” Ungkap Pakasi pada Senin, 10/03/2025.
Selain itu, menurut Pakasi, untuk meningkatkan daya saing dan kenyamanan pengunjung, pemerintah juga akan melakukan penataan kembali Sentra Oleh-Oleh Sitaro Masadada pada 12 hingga 15 Maret 2025. Kegiatan ini melibatkan Disperindagnaker, Kecamatan Siau Timur, serta kelurahan di wilayah tersebut.
“Sebagai puncak dari rangkaian program ini, Pemerintah Kabupaten Sitaro akan secara resmi meluncurkan Sentra Oleh-Oleh Sitaro Masadada pada Jumat, 9 Mei 2025. Acara ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Disperindagnaker dan lima kelurahan di Kecamatan Siau Timur,” Tutup Pakasi.





