Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Internasional · 21 Feb 2025 14:25 WITA ·

Keturunan Indonesia Di Filipina Mendapat Perhatian KJRI Davao


Keturunan Indonesia Di Filipina Mendapat Perhatian KJRI Davao Perbesar

Davao, Sulutnews.com – Komitmen Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian luar negeri (Kemenlu) terhadap warga keturunan Indonesia yang berdomisili di negara Filipina patut di apresiasi.

Kemenlu melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Davao Filipina, rutin melaksanakan kegiatan berupa Kursus Pengetahuan Dasar Indonesia (KPDI).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Barangay Balunto, General Santos City, belum lama ini. Kegiatan itu bertujuan untuk meninjau langsung proses pembelajaran serta kondisi tempat belajar baru bagi anak-anak keturunan Indonesia di wilayah tersebut.

Menurut Konsul Jenderal Agus Trenggono, kegiatan yang mereka lakukan sebagai bagian dari kepedulian dan upaya Pemerintah Indonesia untuk memberikan edukasi maupun pelayanan pendidik sehingga warga keturunan Indonesia di Filipina bisa merasakan hadirnya Pemerintah.

Pada kesempatan tersebut, Agus Trenggono menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pendidikan anak-anak keturunan Indonesia di Mindanao agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan nyaman.

“KJRI Davao City akan terus berupaya memberikan perhatian dan dukungan bagi masyarakat Indonesia di Filipina, khususnya di bidang pendidikan, sebagai bagian dari diplomasi perlindungan dan pelayanan bagi WNI di luar negeri.” ungkapnya.

Saat ini, KPDI Balunto diasuh oleh Pamong Ailyn Arbaan dengan jumlah peserta didik sebanyak 22 anak. Selain itu, satu anak akan melanjutkan pendidikan ke Sekolah Indonesia Davao pada tahun ajaran baru mendatang. Monitoring ini juga menjadi kesempatan bagi KJRI Davao City untuk melihat langsung relokasi tempat belajar KPDI Balunto yang kini berada di teras halaman rumah Pamong KPDI.

Pamong KPDI adalah tenaga pengajar yang ditunjuk oleh KJRI Davao City guna mendukung program peningkatan pengetahuan dasar Indonesia serta keterampilan membaca, menulis, dan berbicara Bahasa Indonesia kepada anak-anak keturunan Indonesia di wilayah kerja KJRI Davao City. Saat ini, telah ditunjuk sebanyak 10 Pamong KPDI yang tersebar di kantong-kantong padat WNI di Pulau Mindanao.

Delegasi KJRI Davao City yang dipimpin oleh Konsul Jenderal RI Davao turut hadir bersama Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler, Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya, Penata Kanselerai, serta Staf Teknis Polri. (KJRI Davao/Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,245 kali

Baca Lainnya

Debat Pandangan Ammy Amelia Plt Bupati Cilacap: Haruskah KPK Memberi Peringatan Sebelum Melakukan OTT?

4 April 2026 - 08:18 WITA

Bupati Paulus Henuk Bersama Dirjen KKP Dan Perwakilan PLN Pertamina Patra Niaga Energi, Garam, dan Harapan dari Timur

2 April 2026 - 07:59 WITA

SMBC Aviation Capital and Mandiri Investment Management Announce Indonesia’s First Aviation Leasing Fund

1 April 2026 - 23:48 WITA

Mewujudkan Visi WHO: Jalan Taiwan Menuju Pemberantasan Hepatitis C

1 April 2026 - 22:11 WITA

Usman Husin Dorong Perhutanan Sosial NTT Sebagai Motor Perekonomian Masyarakat

1 April 2026 - 17:49 WITA

Di Balik Jubah Pdt. David Selan Di duga ada perbuatan melawan hukum Dengan Salah satu Pengerja

31 Maret 2026 - 12:07 WITA

Trending di Hukrim