Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

NTT · 14 Des 2024 23:50 WITA ·

Pemerintahan Desa Sanggaoen Didominasi Kerabat, Lima Unit Traktor Dibeli Menggunakan Dana Desa


Pemerintahan Desa Sanggaoen Didominasi Kerabat, Lima Unit Traktor Dibeli Menggunakan Dana Desa Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Pemerintahan Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, menjadi sorotan publik setelah laporan mengungkap mayoritas aparat desa berasal dari kalangan kerabat dan perangkat kepala desa, Mateos Bailao. Selain itu, lima unit traktor yang dibeli menggunakan Dana Desa tahun 2024 juga menjadi perhatian.

Berdasarkan data yang diperoleh, penerima traktor tersebut sebagian besar merupakan aparat desa, di antaranya:
1. Joel Modokh, Kepala Dusun Takai
2. Meska Bolla, Kepala Dusun Ne’e
3. Jefri Bolla, Kepala Dusun Ne’e Mo’o
4. Yusup Bailao, Manaleo Modok
5. Johanis Kiak, Ketua BUMDes

Saat dikonfirmasi media pada Sabtu,14 Desember 2024, Kepala Desa Sanggaoen, Mateos Bailao, membenarkan pembelian lima unit traktor tersebut. Ia menjelaskan bahwa dana desa digunakan untuk membeli traktor yang kemudian diserahkan kepada Ketua BUMDes untuk disewakan kepada masyarakat.

“Iya, saya beli traktor lima unit pakai dana desa, tapi traktor tersebut saya serahkan ke Ketua BUMDes untuk bagi kasih masyarakat yang menyewa. Jadi, untuk masyarakat yang menyewa itu per tahun satu traktor, masyarakat setor atau bayar ke BUMDes desa sebesar satu juta lima ratus ribu rupiah. Jadi tidak ada masalah. Untuk Dana Desa Sanggaoen tahun anggaran 2024, baik pekerjaan fisik maupun nonfisik, juga tidak ada masalah,” kata Mateos Bailao.

Meskipun Kepala Desa menyatakan penggunaan Dana Desa telah sesuai prosedur, penyerahan traktor kepada kerabat dan perangkat desa menuai kritik karena dianggap menguntungkan pihak tertentu. Beberapa warga menilai bahwa pembagian aset desa seharusnya dilakukan secara adil dan transparan untuk mendorong kesejahteraan seluruh masyarakat desa.

Polemik ini menjadi catatan penting dalam pengelolaan Dana Desa agar benar-benar bermanfaat bagi kepentingan bersama tanpa adanya dugaan praktik nepotisme.

Reporter: Dance Henuk

Artikel ini telah dibaca 1,419 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional