Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 28 Nov 2024 18:51 WITA ·

Pelestarian Hutan di Wilayah Daerah Aliran Sungai Provinsi Sulawesi Utara Prioritas Kementerian Kehutanan


Foto : Kepala Seksi RHL Balai Pengelolaan DAS Tondano Sigit Nur Cahyo, S.Si., MPWK Perbesar

Foto : Kepala Seksi RHL Balai Pengelolaan DAS Tondano Sigit Nur Cahyo, S.Si., MPWK

Manado,Sulutnews.com – Kata hutan erat kaitannya dengan daerah aliran sungai atau DAS. DAS menurut Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai adalah wilayah daratan yang merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya.

DAS berfungsi menampung, menyimpan dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau ke laut secara alami, batas di darat merupakan pemisah topografis dan batas di laut sampai dengan daerah perairan masih terpengaruh aktivitas daratan.

Sedangkan hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Hutan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan daerah aliran sungai.

Di Provinsi Sulawesi Utara tercatat ada 1.122 jumlah DAS terbagi menjadi 408 DAS dipulihkan dan 714 DAS dipertahankan daya dukungnya. Dan salah satu DAS yang menjadi prioritas pemerintah untuk ditingkatkan pengelolaan fungsi hutan adalah DAS Tondano.

Berdasarkan data resmi Daerah Aliran Sungai Tondano memiliki luas 53.835 Ha dengan mencakup 4 Kabupaten/Kota diantaranya berada di Kota Manado, di Kota Tomohon, di Kabupaten Minahasa, dan di Kabupaten Minahasa Utara. Karena luasannya cukup besar maka saat ini dianggap memiliki nilai strategis karena terdapat Danau Tondano yang mana di sekitarnya tinggal masyarakat.

Dilihat juga dari fungsi sungai Tondano sebagai penghasil air jernih untuk saat ini telah dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warganya, contoh kehadiran PDAM dan PT Air beserta Perusahaan Air bersih yang dikelola pihak swasta.

Berkaitan dengan pentingnya fungsi sungai DAS sebagai penghasil air bersih kondisinya tentu perlu tetap dipertahankan. Merehabilitasi kawasan hutan terutama yang terbuka, yang diakibatkan oleh karhutlah, erosi, penebangan liar, serta gejala elnino bahkan perlu menjadi prioritas di tahun 2025 agar sungai di dalam hutan tetap stabil, disamping menjadikan hutan daerah aliran sungai menjadi hijau kembali.

Kepala Seksi RHL Balai Pengelolaan DAS Tondano Sigit Nur Cahyo, S.Si., MPWK mengatakan ada 408 DAS di Sulawesi Utara yang sebenarnya secara bertahap dilaksanakan kegiatan rehabilitasi hutan, termasuk DAS Tondano.

Ada 250 hektar kegiatan rehabilitasi hutan di Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2024 serta UPSA menyebar seluas 25 Ha untuk menjaga sungai. Pada tahun 2025 kegiatan rehabilitasi hutan DAS diharapkan lebih luas lagi.

“Kita memiliki hutan yang cukup luas pada DAS Prioritas Nasional di Sulawesi Utara. Tahun depan direncanakan akan dilakukan rehabilitasi kawasan hutan yang masuk dalam Rencana Umum Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RU-RHL), dan kegiatan lain seperti pembangunan UPSA (Usaha Pelestarian Sumberdaya Alam) dan pembagian bibit gratis dari persemaian permanen untuk
mendukung pemulihan lahan kritis di Sulawesi Utara,” ujar Sigit Nur Cahyo,S.Si, MPWK kepada wartawan di Manado, pekan lalu.

Program rehabilitasi hutan dan pembagian bibit gratis persemaian permanen diadakan setiap tahun melalui kegiatan RHL, tambah Sigit, hasilnya telah menghijaukan kembali hutan yang terbuka akibat bencana alam dan alih fungsi lahan masyarakat.

Program rehabilitasi hutan dan lahan diharapkan diteruskan pada tahun-tahun yang akan datang untuk mendukung Astacita Presiden Prabowo Subianto, ujar dia menutup pembicaraan. (*/Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 1,699 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus Sambut Kedatangan Kepala BNPB RI di Bandara Sam Ratulangi Manado

3 April 2026 - 14:47 WITA

Kepsek SMAN 9 Binsus Manado Hendra Masie Bersyukur 78 Siswa Eligible Lulus SNBP di 11 PTN, 9 Masuk UI dan 7 Udayana, 54 di Unsrat dan 1 Lulus di Canada Lewat Beasiswa Garuda Indonesia

3 April 2026 - 14:24 WITA

Serap Aspirasi Warga Ternate Tanjung, Roike Anter Dapati Banjir, BPJS dan Sertifikat Bermasalah

3 April 2026 - 06:29 WITA

87 Siswa Eligible SMA Negeri 1 Manado Lulus SNBP 2026 di 13 PTN, 3 Masuk UI dan 62 di Unsrat

3 April 2026 - 06:28 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Operasional Fasilitas Tetap Aman Pasca Gempa di Sulut dan Malut

2 April 2026 - 19:39 WITA

Prajurit Kodam XIII/Merdeka Sigap Tangani Dampak Gempa Berkekuatan M 7,6 di Sulawesi Utara

2 April 2026 - 19:05 WITA

Trending di Manado