Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 15 Nov 2024 14:54 WITA ·

Dari Gelar Apel Akbar Satgas Cakra Buana PDIP Sulut, Komarudin : Lawan Bentuk Intimidasi Yang Merusak Tatanan Demokrasi


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

MANADO,Sulutnews.com – Sebanyak 10.000 anggota Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana PDI-Perjuangan (PDIP) menghentak lapangan Sparta Tikala Manado Saat tampil pada apel Akbar pemenangan dan kesiapsiagaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur juga Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota serentak tahun 2024 di Sulawesi Utara. Komandan Satgas Nasional Cakra Buana PDIP Komarudin Watubun menyebut gelar apel siaga dilaksanakan didaerah yang terinformasi ada intimidasi terhadap warga untuk memilih dan mendukung salah satu pasangan calon.

Ketua Satgas Nasional Cakra Buana PDIP Komarudin bersama Cagub Sulut Steven Kandouw

“Apel Siaga dilakukan sebagai pembuktian jika Satgas Cakra Buana tidak takut terhadap siapapun, apalagi terhadap intimidasi kelompok tertentu. Satgas Cakra Buana PDIP wajib menjaga demokrasi agar dapat berjalan sesuai koridor,” tegas Komarudin saat berorasi pada apel Akbar Satgas Cara Buana PDIP Sulawesi Utara Jumat (15/11/2024) di lapangan Sparta Tikala Manado

J

Pasukan apel siaga ,Cakra buana PDIP Sulut

uga ditegaskan Komarudin perjuangan reformasi 98 telah mengorbankan banyak jiwa dan darah manusia bahkan harta benda yang melahirkan pemimpin sekarang sehingga Tukang Kayu, Penjual Gorengan bisa jadi Presiden dan Wakil Presiden.” Jadi keliru jika hari ini ada pihak yang ingin merusak demokrasi yang diperjuangkan dengan darah dan air mata. Sehingga tugas kita hari ini adalah melawan setiap langkah- langkah yang mau menghambat kebebasan rakyat dalam pesta demokrasi,” ajak Komarudin berapi api.

Suasana apel siaga Cakra Buana PDIP Sulut Cawagub Denny Tuejeh diantara kerumunan puluhan ribu masa

Seluruh anggota Satgas Cakra Buana dihimbau setelah apel apel Akbar untuk tidak tidur tetapi sama- sama rapatkan barisan menjaga demokrasi dengan melaporkan siapa saja yang dengan terang-terangan melakukan intimidasi.” Kira jangan takut, Rekam dan laporkan siapapun yang melakukan intimidasi,” ajak Komarudin sambil memberi penguatan soal aturan terbaru Mahkamah Konstitusi yang mengeluarkan undang – undang dapat mempidanakan Aparat TNI dan Polri yang jelas terlibat melakukan intimidasi.

Hadir pada apel Akbar tersebut, Calon Gubernur Steven Kandouw dan Calon Wakil Gubernur Denny Tuejeh. Calon Walikota Manado Andrei Angouw dan calon Wakil Walikota Manado Richard Sualang, bersama jajaran pengurus Satgas Cakra Buana Nasional.(josh tinungki) 

Artikel ini telah dibaca 1,407 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bank BSGo Tutup Kantor Cabang Selama Libur Nyepi Dan Idulfitri Tanggal 18 s.d 25 Maret 2026

18 Maret 2026 - 21:33 WITA

Glady Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) Siswa Jenjang SMP Di Manado Digelar Bertahap

18 Maret 2026 - 21:19 WITA

Dirut BSG Revino Pepah: BSG Siapkan Dana Rp 1 Triliun di 296 ATM Selama Libur Lebaran Idul Fitri

18 Maret 2026 - 17:41 WITA

Plt Sekprov Sulut Denny Mangala: Selama Liburan Idul Fitry 1447 H dan Hari Raya Nyepi Pelayanan Publik Milik Pemda Sulut Seperti RSUD Terbuka 24 Jam

18 Maret 2026 - 17:36 WITA

Pemda Sulut Salurkan THR Rp 67, 2 Miliar Untuk 16.949 ASN dan PPPK Menjelang Hari Raya Idul Fitry 1447 Hijria 2026

17 Maret 2026 - 20:28 WITA

PWI Sulut Laksanakan Buka Puasa Sebagai Simbol Kebersamaan dan Toleransi

16 Maret 2026 - 23:24 WITA

Trending di Manado