Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 25 Jun 2024 13:05 WITA ·

Steffen Linu : Sukses Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024, Pengawasan Bawaslu Fokus Diwilayah Perbatasan dan Kelompok Menolak Pilkada


Steffen Linu : Sukses Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024, Pengawasan Bawaslu Fokus Diwilayah Perbatasan dan Kelompok Menolak Pilkada Perbesar

MANADO, Sulutnews.Com – Koordinator Divisi Parmas Bawaslu Sulut Steffen S Linu mengatakan, proses pengawasan terkait pencocokan data Pemilih (Coklik) yang sementara berlangsung dalam rangka Pilkada serentak 27 November 2024 mendapatkan perhatian khusus dari Bawaslu. Menurutnya perhatian khusus dilakukan apakah proses pencocokan dats dilakukan sesuai ketentuan atau tidak.

“Pengawasan khusus untuk masyaratkat diwilayah terluar yang terkendala akses menjadi prioritas dilakukan untuk memastikan jika pelaksanaan coklik benar dilaksanakan sesuai ketentuan,” jelas Linu saat meeting apel pengawasan pencocokan dan penelitian data pemilih kepala daerah tahun 2024 yang digelar Selasa ( 25/6/2024) di Kantor Bawaslu Sulut.

Selain di laksanakan diwilayah pulau terluar, pengawasan juga dilakukan diwilayah perbatasan antar Provinsi, juga kelompok rentan terutama pemilih disabilitas karena butuh pendampingan, kelompok Aliran yang menolak coklik yang butuh edukasi, juga pemilih yang terkosentrasi di Lapas, Pondok Pesantren, Lokasi Tambang dan Masyarakat dilokasi relokasi akibat Bencana.”Terkait teknis metode pengawasan coklik, dilakukan dengan koordinasi petugas pantarli,” kata Linu selain itu fokus pengawasan juga dilakukan kepada kelompok masyarakat yang statusnya berubah karena pensiun sebagai TNI/ Polri saat Pilkada 27 November 2024.” Sukses pengawasan tahapan Pilkada dapat dilakukan ketika seluruh pengawas Kelurahan dan Desa wajib melakukan koordinasi dengan pemerintah Desa dan Kelurahan karena yang memiliki data ada di desa dan kelurahan,” kata Linu. (josh tinungki)

 

Artikel ini telah dibaca 1,039 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kadis Dikda Femmy Suluh: Kepsek dan Guru- Guru di SMA/SMK dan SLB Tetap Belajar Seperti Biasa Tidak Ada Belajar Daring, WFH Staf Dikda Rabu- Kamis

31 Maret 2026 - 12:47 WITA

Politisi Partai Gerindra Sulawesi Utara Ishak Tambani Gelar Silahturahmi Bersama Wartawan

28 Maret 2026 - 23:50 WITA

DPRD Sulut Menggelar Paripurna Mendengarkan LKPJ Gubernur YSK Tahun 2025

26 Maret 2026 - 20:30 WITA

Stela Marllina Runtuwene Apresiasi Gerak Cepat Gubernur Sulut Bangun Infrastruktur Jalan

26 Maret 2026 - 10:01 WITA

DPRD Sulut Berikan Apresiasi Pemda Sulut Cepat Merespon Keluhan Warga Untuk Memperbaiki Jalan Rusak

25 Maret 2026 - 23:26 WITA

Empat Calon Ketua PWI Sulut dan Tiga Calon Ketua DK Memenuhi Syarat Siap Bertarung Dalam Konferensi 31 Maret 2026

25 Maret 2026 - 23:05 WITA

Trending di Manado