Manado, Sulutnews.com – Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek dan Teknologi (Kemendikbudristek) lewat Dirjen Vokasi/ Kejuruan memberikan bantuan dana Pengembangan Industri (4.0) sebanyak Rp 1, 9 miliar kepada 7 SMK Negeri dan Swasta di Sulut.Dalam pengunaan nanti pengawasan dilakukan secara ketat agar tidak disalahgunakan dan selama satu tahun harus terealisasi pengunaan dana tersebut.
Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang (Kabid ) SMK Dinas Pendidikan Daerah ( Dikda) Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd kepada Sulutnews.com Sabtu (1/6) disela sela acara penutupan Goes to School Campiobship Mapalus Pendidikan 2024 di Kawasan Megamas Acara ditutup Wagub Sulut Drs Steven Kandouw dihadiri Dirjen Pendidikan Usia Dini dan Pendidikan Dadar Menengah ( Paudasmen) Dr Irwan Syahril Ph.D.
Menurut Kabid Vecky Pangkerego, bantuan dana tersebut sangat penting dan kita bersyukur daerah kita dapat 7 sekolah SMK baik Negeri dan Swasta. Ini tidak muda mendapat dana tersebut untuk pengembangan perjuanganya tidak mudah karena ketat persyaratan. Artinya 7 Sekolah yang dapat itu disurvey dan diwawancarai oleh tim lewat Kepala sekolah masih masih dan hanya 7 SMK di Sulut yang dapat” Kita bersyukur bisa dapat dana tersebut” kata Pengkerego. Dana ini tujuannya untuk mengembangkan sekolah SMK yang ada di Sulut terkait pengembangan industri 4.0. Selama satu tahun diberi waktu merealisasikan dana itu baik untuk pembangunan fisik dan juga jurusan dan pengembangan sekolah kejuruan. Untuk pengunaan dana akan diawasi ketat pengunaan dana tersebut agar kena sasaran.” Kita awasi ketat bersama tim dari Kemendikbudristek” kata Pangkerego.

Foto – Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd ( kiri) saat memantau Karya SMK di Stan Pameran di Megamas Manado
Sangat Membantu.
Sementara dari data yang diperoleh Sulutnews.com ada 7 SMK yang mendapat bantuan yakni SMK Negeri 2 Kota Manado dan SMK Negeri 6 di Kota Manado.
SMK Negeri 1 Tombariri di Kabupaten Minahasa, SMK Negeri 1 di Wori Kabupaten Minahasa Utara, SMK Negeri 1 di Kabupaten Minahasa Tengara, SMK Negeri 6 di Kota Bitung dan SMK Swasta Muhamadiyah Di Kotamobagu.
Kepsek SMK Negeri 1 Tombariri di Kabupaten Minahasa Ir Ivone Mewa kepada Sulutnews.com mengatakan pihaknya mendapat bantuan dana pengembangan industri 4.0 karena setelah kami diwawancarai tim dari Kementrian Dikbudristek. Memang ketat nanum kami bersyukur bisa lolos mendapat bantuan. ” Kita bersyukur dan akan memanfaatkan dengan baik terutama untuk jurusan Teknik Komputer dan Jaringan ( TKJ) dan jurusan lainnya” kata Kepsek
Kepsek menambahkan sangat membantu sekolah dana tersebut. Hal yang sama dikatakan Kepsek SMK Negeri 2 Manado Robin Koloway S.Pd.M.Pd secara terpisah. Menurut Kepsek, pihaknya sudah mulai mengunakan dana dan peletakan batu pertama pembangunan fisik untuk jurusan sudah mulai pekan lalu. SMK Negeri 2 banyak jurusan termasuk otomitif dan jurusan kelistrikan serta lainnya. Bantuan dana ini sangat bermanfaat sekali.” Saya optimis akan lebih banyak SMK Negeri 2 Manado” kata Kepsek Robin.(Fanny)






