ROTE NDAO,Sulutnews.com – Jeky Adolof Faah, Kades Lifu Leo kini menghadapi masalah yang lebih serius setelah dituduh dirinya bersama Aldi Tungga melakukan pengeroyokan terhadap warganya sendiri yakni Nilton Matasina (korban) pada Sabtu, 2 September 2023, di JL Raya Oemasi, RT 006, RW 003, Titik Koordinat -, Lifuleo, Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. NTT
Korban yang bernama Nilton Matasina bersama Ayah Kandung Lembertus Matasina, mendatangi Polres Rote Ndao melaporkan dugaan tindakan pengeroyokan sang Kepala Desa Lifu Leo bersama Aldi Tungga kepada polisi.
Dalam laporan tersebut, terlapor atas nama Jekson Adolof Faah dan Aldi Tungga yang diduga melakukan penganiayaan terhadap korban, Nilton Matasina.
Dalam Laporan Polisi tersebut Korban menyebut Jekson Adolof Faah adalah Kepala Desa Lifu Leo disebut menempeleng dan memukul korban dengan menggunakan senter, sementara Aldi Tungga menganiaya korban dengan pukulan ke arah perutnya. Akibat insiden tersebut, Nilton Matasina korban jatuh tersungkur menyembah ke tanah.
Namun, Kades Jeky Adolof Faah ini membantah tudingan atau laporan polisi tersebut dan sang kepala desa lifu leo menghubungi redaksi media ini minggu 3/9/2023 untuk meminta redaksi menghapus berita tersebut.
Dia menyatakan bahwa semua tuduhan atau laporan yang di laporkan oleh korban bersama orang tua nya itu tidak benar, dan bahwa dia kades lifu leo akan melaporkan balik Lembertus Matasina ke polres rote ndao karena dianggap memfitnah nama baiknya sebagai kepala desa, kata kades lifu leo via telepon kepada media ini, Minggu 3 september 2023.
Ia juga mengaku kesal terhadap korban dan orang tuanya yang telah memberikan pernyataan kepada media ini untuk memberitakan dirinya, yang diduga melakukan tindakan Arogan kepada anak nya Nilton matasina.
Untuk penyelidikan dan penyidikan laporan kasus ini di polres rote ndao masih menunggu Perkembangan selanjutnya sesuai undang – undang hasil investigasi polisi terkait insiden yang menimpa Nilton Matasina Korban, serta tindakan hukum yang akan diambil oleh pihak kepolisian Resort polres rote ndao.
Reporter : Dance henukh.







