Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Uncategorized · 4 Sep 2023 10:17 WITA ·

Jeky Adolof Faah Kades Lifuleo Minta Kepada Media ini Untuk Hapus Pemberitaan Terkait Dirinya Aniaya Nilton  Matasina


Foto : Nilton Matasina (korban ) pengeroyokan yang di lakukan oleh kepala desa lifu leo ,kini terlihat terbaring lemas di dalam mobil PIC UP di halam rumah sakit daerah kabupaten rote ndao. Foto / Dance henukh Perbesar

Foto : Nilton Matasina (korban ) pengeroyokan yang di lakukan oleh kepala desa lifu leo ,kini terlihat terbaring lemas di dalam mobil PIC UP di halam rumah sakit daerah kabupaten rote ndao. Foto / Dance henukh

ROTE NDAO,Sulutnews.com – Jeky Adolof Faah, Kades Lifu Leo kini menghadapi masalah yang lebih serius setelah dituduh dirinya bersama Aldi Tungga  melakukan pengeroyokan terhadap warganya sendiri yakni Nilton Matasina (korban) pada Sabtu, 2 September 2023, di JL Raya Oemasi, RT 006, RW 003, Titik Koordinat -, Lifuleo, Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. NTT

Korban yang bernama Nilton Matasina bersama Ayah Kandung  Lembertus Matasina, mendatangi Polres Rote Ndao melaporkan dugaan tindakan pengeroyokan sang Kepala Desa Lifu Leo bersama Aldi Tungga   kepada polisi.

Dalam laporan tersebut, terlapor atas nama Jekson Adolof Faah dan Aldi Tungga yang  diduga melakukan penganiayaan terhadap korban, Nilton Matasina.

Dalam Laporan Polisi tersebut Korban menyebut Jekson Adolof Faah adalah Kepala Desa Lifu Leo disebut menempeleng dan memukul korban dengan menggunakan senter, sementara Aldi Tungga menganiaya korban dengan pukulan ke arah perutnya. Akibat insiden tersebut, Nilton Matasina korban jatuh tersungkur menyembah  ke tanah.

Namun, Kades Jeky Adolof Faah ini membantah tudingan atau laporan polisi tersebut dan sang kepala desa lifu leo  menghubungi redaksi media ini minggu 3/9/2023 untuk meminta redaksi menghapus berita tersebut.

Dia menyatakan bahwa semua tuduhan atau  laporan yang di laporkan oleh korban bersama orang tua nya  itu tidak benar,  dan bahwa dia kades lifu leo  akan melaporkan balik Lembertus Matasina ke polres rote ndao karena dianggap memfitnah nama baiknya sebagai kepala desa, kata kades lifu leo via telepon kepada media ini, Minggu 3 september 2023.

Ia juga mengaku kesal terhadap korban dan orang tuanya  yang telah memberikan pernyataan kepada media ini untuk memberitakan dirinya, yang diduga melakukan tindakan Arogan kepada anak nya Nilton matasina.

Untuk penyelidikan dan penyidikan laporan kasus ini di polres rote ndao masih menunggu Perkembangan selanjutnya sesuai undang – undang  hasil investigasi polisi terkait insiden yang menimpa Nilton Matasina Korban, serta tindakan hukum yang akan diambil oleh pihak kepolisian Resort polres rote ndao.

Reporter : Dance henukh.

Artikel ini telah dibaca 443 kali

Baca Lainnya

Pendaftaran calon Ketua PWI Sulut dan calon Ketua Dewan Kehormatan (DK) Ditutup

20 Maret 2026 - 15:41 WITA

Sekda Muba Tinjau Posko Mudik,Pastikan Layanan Optimal dan Humanis untuk Pemudik

18 Maret 2026 - 05:19 WITA

Bayar Pakai QRIS untuk Parkir Di Obyek Wisata Pantai Batupinagut ! Cukup Scan, Langsung Jalan!

17 Maret 2026 - 21:54 WITA

Hak Jawab Legislator Meidi Pontoh Tentang Pidana Pencemaran Nama Baiknya

16 Maret 2026 - 22:17 WITA

Silaturahmi Ramadhan di Kampung Halaman,Bupati Muba Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga

15 Maret 2026 - 13:17 WITA

Bupati H.M. Toha Tohet Lantik Sekda Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional Serta Kepala Sekolah

12 Maret 2026 - 14:44 WITA

Trending di Muba