NTT, Sulutnews.com – Hujan gerimis yang datang sejak pagi di wilayah Kota Ba’a dan Sekitarnya, Sabtu (29/7/2023) membuat jalan Utomo tepatnya di depan simpang utomo depan toko Jarod berlumpur dan licin.
Hal tersebut imbas dari buah – buah pohon besar jalan tersebut.
Hujan gerimis yang datang sejak pagi dan tingginya arus kendaraan yang datang dari arah Rumah sakit menuju perkantotan kantor bupati rote ndao dan jalan ke pelabuhan kapal cepat, membuat jalan utomo licin buah pohon yang menempel di ban kendaraan, baik roda empat dan roda dua, terbawa hingga terjatuh dan menabrak trotoal jalan.
Hujan gerimis yang terus datang membuat jalan yang terbawa ban kendaraan berubah menjadi lumpur, yang dikhawatirkan bisa membahayakan keselamatan para pengendara yang melintas.
Supri, pengendara sepeda motor yang dari arah rumah sakit hendak ke perkantoran kantor bupati mengatakan sangat mengkhawatirkan kondisi jalan utomo yang penuh dengan buah buah pohon yang jatuh sangat sangat mengkawatirkan korban kecelakaan pasti akan bertambah.
“Ngeri juga kondisi jalan penuh dengan buah buah pohon yang ada di jalan itu, ini hujannya gerimis pula, kalau kita melakukan rem mendadak, pasti jatuh,” kata Supri.
Kondisi jalan yang berlumpur tersebut juga sangat disesalkan pengendara pasalnya jalan tersebut merupakan jalan arteri Muka toko utomo.
“Ini kan jalan utama bagi warga khususnya yang datang dari arah Barat ke arah timur” kata Supri.
Dia mengakui warga memang bisa memilih jalan alternatif, melewati jalan Abri namun kondisinya akan semakin jauh.
Dia juga mengatakan kondisi jalan yang licin, bisa membahayakan pengendara khususnya pengendara sepeda motor, khususnya ibu-ibu.
“Jalan ini kan jalan arteri, semua lewat jalan ini, baik mobil besar, dan bus kecil, yang paling dikhawatirkan ibu-ibu, ya kita taulah ibu ibu,” kata Supri.
Di tempat yang sama Angi pengendara sepeda motor lainnya mengatakan sangat khawatir dengan kondisi jalan licin akibat buah buah pohon besar di depan jalan utomo tersebut.
“Ngeri juga kita lumpur dari buah buah pohon ini sangat tebal, kalau salah rem bisa jatuh, yang paling ngerinya pas arus kendaraan padat, serba salah kita kalau pelan bisa ditabrak, kalau cepat bisa jatuh,” kata Anggi.
Anggi berharap jalan berlumpur tersebut agar di siram sebelum ada korban jiwa.
“Ini hujan gerimis masih datang, takut juga, semakin lama semakin licin,” kata Anggi.(*/RDH





