MANADO, Sulutnews.com – Menjawab pertanyaan sejumlah awak media terkait isu oknum Anggota DPRD Sulut diduga menghamili seorang perempuan muda dan tidak mau bertanggungjawab , Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andy Silangen menjawab bijak, bahwa itu adalah pribadi masing- masing, namun ketika yang terlibat adalah orang percaya maka itulah kebebasan meskipun pembinaan lewat spiritual sudah dilakukan setiap minggu, namun menjawab hal itu kami semwntara mengumpulkan data terkait kebenaran isu yang berkembang.
“Sejak Tuhan menciptakan manusia ada kebebasan untuk sebuah pilihan sehingga jika yang terlibat adalah orang percaya maka, orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis sehingga binasa tubuhnya agar rohnya dapat diselamatkan pada hari Tuhan,” jawab Silangen mengutip 1 Korintus 5;5
Sebagaomana isu yang beredar salah seorang perempuan mengaku telah hamil dua bulan oleh oknum Anggota DPRD Sulut dan meminta tanggungjawab, namun yang brsangkutan tidak bersedia.” Kita nda minta kaweng dengan dia karena yang bersangkutan masih terikat perkawinan dengan istrinya yang sah,” tulis perempuan di chatingan WhatsApp.
Juga perempuan yang mengaku dihamili ini menulis dia akan membeberkan bukti telepon dan chatingan dengan oknum anggota yang saat ini seperti cuek dengan persoalan yang dialami.” Dia so suruh se gugur tu kandungan, disaat so pi ka dokter dia yang banya alasan'” ungkap perempuan dalam dialeg Manado, yang berarti Anggota dewan bersangkutan menyuruh Perempuan untuk menggugurkan kandungan dan ketika sudah berada di Dokter oknum Anggota yang banuak alasan.(josh tinungki)







